Jumat, 14 Mei 2010

Mutiara Kata Kahlil Gibran


PERPISAHAN
Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan - seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.

KATA TERINDAH
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

SAHABAT SEJATI
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

PERSAHABATAN
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.

SULUH HIDUP
Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan, berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.

PENYAIR
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.
Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.
Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.
Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

SUARA KEHIDUPANKU
Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.

KEINDAHAN KEHIDUPAN
Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

RUMAH
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.

PUISI
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.

NILAI
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

PENDERITAAN
Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.
Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.
Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri - ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.

SAHABAT
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

SIKAP MANUSIA
Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.

DUA HATI
Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.

HUTANG KEHIDUPAN
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.

INSPIRASI
Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.

POHON
Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.

FALSAFAH HIDUP
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta.

KERJA
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.
Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

LAGU GEMBIRA
Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.

KEBEBASAN
Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.” Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”

ORANG TERPUJI
Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.

BERJALAN SEIRINGAN
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.

DOA
Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.

PENYIKSAAN
Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.

KATA-KATA
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.

BICARA WANITA
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.

KESADARAN
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyadari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.

ILMU DAN AGAMA
Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.

NILAI BURUK
Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.

MENUAI CINTA
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

KEHIDUPAN
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.

KERJA
Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.

SELAMATKAN AKU
Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.

CINTA
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.

CINTA
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

CINTA
Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

CINTA
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

CINTA
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.

ATAS NAMA CINTA
Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

CINTA YANG BERLALU
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

CINTA LELAKI
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

TAKDIR CINTA
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau.
Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

CINTA PERTAMA
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.

LAFAZ CINTA
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

LAFAZ CINTA
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

KALIMAH CINTA
Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya.

CINTA DAN AIRMATA
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.

WANITA
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.

BANGSA
Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.

KESENANGAN
Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa
semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.

WARISAN
Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.

RESAH HATI
Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa
memperolehinya kembali?

JIWA
Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.

LUAHAN
Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.

LAGU KEINDAHAN
Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.

DIRI
Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.

TEMAN MENANGIS
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

PEMAHAMAN DIRI
Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.

HATI LELAKI
Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.

PENULIS
Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.

HARTA BENDA
Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.

OBOR HATI
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.

KESEPIAN
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.

KEABADIAN PANTAI
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi.

MEMAHAMI TEMAN
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.

MANUSIA SAMA
Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.

MENCINTAI
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.

CERMIN DIRI
Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu, kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata, Aku cinta kamu. Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku.

KEBIJAKSANAAN
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.

KEBENARAN
Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.

NYANYIAN PANTAI
Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?

Kumpulan Puisi Jalaluddin Rumi


Mungkin kau berencana pergi,
seperti ruh manusia
tinggalkan dunia membawa hampir semua
kemanisan diri bersamanya

Kau pelanai kudamu

Kau benar-benar harus pergi
Ingat kau punya teman disini yang setia
rumput dan langit

Pernahkah kukecewakan dirimu ?
Mungkin kau tengah marah
Tetapi ingatlah malam-malam
yang penuh percakapan,
karya-karya bagus,
melati-melati kuning di pinggir laut

Krinduan, ujar Jibril
biarlah demikian
Syam-i Tabriz,
Wajahmu adalah apa yang coba diingat-ingat lagi oleh setiap agama

Aku telah mendobrak kedalam kerinduan,
Penuh dengan nestapa yang telah kurasakan sebelumnya
tapi tiada semacam ini

Sang inti penuntun pada cinta
Jiwa membantu sumber ilham

Pegang erat sakit istimewamu ini
Ia juga bisa membawamu pada Tuhan

Tugasku adalah membawa cinta ini
sebagai pelipur untukmereka yang kangen kamu,
untuk pergi kemanapun kaumelangkah
dan menatap lumpur-lumpur
yang terinjak olehmu

muram cahaya mentari,
pucat dingding ini

Cinta menjauh
Cahayanya berubah

Ternyata ku perlu keanggunan
lebih dari yang kupikirkan

MANFAAT PENGALAMAN
Kebenaran yang agung ada pada kita
Panas dan dingin, duka cita dan penderitaan,
Ketakutan dan kelemahan dari kekayaan dan raga
Bersama, supaya kepingan kita yang paling dalam
Menjadi nyata.


KERJA
Kerja bukan seperti yang difikirkan orang.
Bukan sekadar sesuatu yang
jika sedang berlangsung, kau
dapat melihatnya dari luar.
Seberapa lama kita, di Bumi-dunia,
seperti anak-anak
Memenuhi lintasan kita dengan debu dan batu dan serpihan-serpihan?
Mari kita tinggalkan dunia
dan terbang ke surga,
Mari kita tinggalkan keanak-anakan
dan menuju ke kelompok Manusia.


BURUNG HANTU DAN ELANG RAJA
Seekor helang kerajaan hinggap di dinding reruntuhan yang dihuni burung hantu.
Burung-burung hantu menakutkannya, si elang berkata, “Bagi kalian tempat ini mungkin tampak makmur, tetapi tempatku ada di pergelangan tangan raja.” Beberapa burung hantu berteriak kepada temannya, “Jangan percaya kepadanya! Ia menggunakan tipu muslihat untuk mencuri rumah kita.”

AKAN JADI APA DIRIKU?
Aku terus dan terus tumbuh seperti rumput;
Aku telah alami tujuh ratus dan tujuh puluh bentuk.
Aku mati dari mineral dan menjadi sayur-sayuran;
Dan dari sayuran Aku mati dan menjadi binatang.
Aku mati dari kebinatangan menjadi manusia.
Maka mengapa takut hilang melalui kematian?
Kelak aku akan mati
Membawa sayap dan bulu seperti malaikat:
Kemudian melambung lebih tinggi dari malaikat –
Apa yang tidak dapat kau bayangkan.
Aku akan menjadi itu.

JOHA DAN KEMATIAN
Seorang anak laki-laki menangis dan berteriak di belakang jenazah ayahnya,
Dia berkata, “Ayah! Mereka membawamu ke tempat di mana tidak ada pelindung lantai. Di sana tidak ada cahaya, tidak ada makanan; tidak ada pintu maupun bantuan tetangga…”Joha, diperingatkan karena penjelasan tampaknya mencukupi, berteriak kepada ayahnya sendiri:“Orang tua yang dihormati oleh Allah, mereka diambil ke rumah kami!”

KAU DAN AKU
Nikmati waktu selagi kita duduk di punjung,
Kau dan Aku;
Dalam dua bentuk dan dua wajah — dengan satu jiwa,
Kau dan Aku.
Warna-warni taman dan nyanyian burung memberi obat keabadian
Seketika kita menuju ke kebun buah-buahan, Kau dan Aku.
Bintang-bintang Surga keluar memandang kita –
Kita akan menunjukkan Bulan pada mereka, Kau dan Aku.
Kau dan Aku, dengan tiada ‘Kau’ atau ‘Aku’,
akan menjadi satu melalui rasa kita;
Bahagia, aman dari omong-kosong, Kau dan Aku.
Burung nuri yang ceria dari surga akan iri pada kita –
Ketika kita akan tertawa sedemikian rupa; Kau dan Aku.
Ini aneh, bahwa Kau dan Aku, di sudut sini …
Keduanya dalam satu nafas di Iraq, dan di Khurasan –
Kau dan Aku.

TINDAKAN DAN KATA-KATA
Aku memberi orang-orang
apa yang mereka inginkan.
Aku membawakan sajak karena mereka
menyukainya sebagai hiburan.
Di negaraku, orang tidak menyukai puisi.
Sudah lama aku mencari orang yang
menginginkan tindakan, tetapi
mereka semua ingin kata-kata.
Aku siap menunjukkan tindakan pada kalian;
tetapi tidak seorang pun akan menyikapinya.
Maka aku hadirkan padamu — kata-kata.
Ketidakpedulian yang bodoh
akhirnya membahayakan,
Bagaimanapun hatinya satu denganmu.

MENYATU DALAM CINTA
Berpisah dari Layla, Majnun jatuh sakit. Badan semakin lemah, sementara suhu badan semakin tinggi.Para tabib menyarankan bedah, “Sebagian darah dia harus dikeluarkan, sehinggu suhu badan menurun.”Majnun menolak, “Jangan, jangan melakukan bedah terhadap saya.”Para tabib pun bingung, “Kamu takut? padahal selama ini kamu masuk-keluar hutan seorang diri. Tidak takut menjadi mangsa macan, tuyul atau binatang buas lainnya. Lalu kenapa takut sama pisau bedah?”“Tidak, bukan pisau bedah itu yang kutakuti,” jawab Majnun.“Lalu, apa yang kau takuti?”“Jangan-jangan pisau bedah itu menyakiti Layla.”“Menyakiti Layla? Mana bisa? Yangn dibedah badanmu.”“Justru itu. Layla berada di dalam setiap bagian tubuhku. Mereka yang berjiwa cerah tak akan melihat perbedaan antara aku dan Layla.”

‘MATI’ SEBELUM ENGKAU MATI
Kau sudah banyak menderita
Tetapi kau masih terbalut tirai’
Karena kematian adalah pokok segala
Dan kau belum memenuhinya
Deritamu tak kan habis sebelum kau ‘Mati’
Kau tak kan meraih atap tanpa menyelesaikan anak tangga
Ketika dua dari seratus anak tangga hilang
Kau terlarang menginjak atap
Bila tali kehilangan satu elo dari seratus
Kau tak kan mampu memasukkan air sumur ke dalam timba
Hai Amir, kau tak kan dapat menghancurkan perahu
Sebelum kau letakan “mann” terakhir…Perahu yang sudah hancur berpuing-puing
Akan menjadi matahari di Lazuardi
Karena kau belum ‘Mati’,
Maka deritamu berkepanjangan
Hai Lilin dari Tiraz, padamkan dirimu di waktu fajar
Ketahuilah mentari dunia akan tersembunyi
Sebelum gemintang bersembunyi
Arahkan tombakmu pada dirimu
Lalu ‘Hancurkan’lah dirimu
Karena mata jasadmu seperti kapas di telingamu…Wahai mereka yang memiliki ketulusan…
Jika ingin terbuka ‘tirai’
Pilihlah ‘Kematian’ dan sobekkan ‘tirai’
Bukanlah karena ‘Kematian’ itu kau akan masuk ke kuburan
Akan tetapi karena ‘Kematian’ adalah Perubahan
Untuk masuk ke dalam Cahaya…
Ketika manusia menjadi dewasa, matilah masa kecilnya
Ketika menjadi Rumi, lepaslah celupan Habsyi-nya
Ketika tanah menjadi emas, tak tersisa lagi tembikar
Ketika derita menjadi bahagia, tak tersisa lagi duri nestapa…

KEMBALI PADA TUHAN
Jika engkau belum mempunyai ilmu, hanyalah prasangka,
maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan.Begitulah caranya!
Jika engkau hanya mampu merangkak,
maka merangkaklah kepadaNya!Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk,
maka tetaplah persembahkan doamu
yang kering, munafik dan tanpa keyakinan;
kerana Tuhan, dengan rahmatNya
akan tetap menerima mata wang palsumu!Jika engkau masih mempunyai
seratus keraguan mengenai Tuhan,
maka kurangilah menjadi sembilan puluh sembilan saja.Begitulah caranya!Wahai pejalan!
Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,
ayuhlah datang, dan datanglah lagi!Kerana Tuhan telah berfirman:
“Ketika engkau melambung ke angkasa
ataupun terpuruk ke dalam jurang,
ingatlah kepadaKu, kerana Akulah jalan itu.”

SEBERAPA JAUH ENGKAU DATANG!
Sesungguhnya, engkau adalah tanah liat.
Dari bentukan mineral, kau menjadi sayur-sayuran.
Dari sayuran, kau menjadi binatang, dan dari binatang ke manusia.
Selama periode ini, manusia tidak tahu ke mana ia telah pergi,
tetapi ia telah ditentukan menempuh perjalanan panjang.
Dan engkau harus pergi melintasi ratusan dunia yang berbeda.

EMPAT LAKI-LAKI DAN PENERJEMAH
Empat orang diberi sekeping uang.
Pertama adalah orang Persia, ia berkata, "Aku akan membeli anggur."
Kedua adalah orang Arab, ia berkata, "Tidak, karena aku ingin inab."
Ketiga adalah orang Turki, ia berkata, "Aku tidak ingin inab, aku ingin uzum."
Keempat adalah orang Yunani, ia berkata, "Aku ingin stafil."
Karena mereka tidak tahu arti nama-nama tersebut, mereka mulai bertengkar.
Mereka memang sudah mendapat informasi, tetapi tanpa pengetahuan.
Orang bijak yang memperhatikan mereka berkata,
"Aku tidak dapat memenuhi semua keinginan kalian,
hanya dengan sekeping uang yang sama.
Jika kalian jujur percayalah kepadaku, sekeping uang kalian akan menjadi empat;
dan keempatnya akan menjadi satu."
Mereka pun tahu bahwa sebenarnya keempatnya dalam bahasa masing-masing, menginginkan benda yang sama, buah anggur.

AKU ADALAH KEHIDUPAN KEKASIHKU
Apa yang dapat aku lakukan, wahai umat Muslim?
Aku tidak mengetahui diriku sendiri.
Aku bukan Kristen, bukan Yahudi,
bukan Majusi, bukan Islam.
Bukan dari Timur, maupun Barat.
Bukan dari darat, maupun laut.
Bukan dari Sumber Alam,
Bukan dari surga yang berputar,
Bukan dari bumi, air, udara, maupun api;
Bukan dari singgasana, penjara, eksistensi, maupun makhluk;
Bukan dari India, Cina, Bulgaria, Saqseen;
Bukan dari kerajaan Iraq, maupun Khurasan;
Bukan dari dunia kini atau akan datang:
surga atau neraka;
Bukan dari Adam, Hawa,
taman Surgawi atau Firdaus;
Tempatku tidak bertempat,
jejakku tidak berjejak.
Baik raga maupun jiwaku: semuanya
adalah kehidupan Kekasihku ...

DIMENSI LAIN
Dunia tersembunyi memiliki awan dan hujan,
tetapi dalam jenis yang berbeda.
Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeda.
Ini tampak nyata,
hanya untuk orang yang berbudi halus
mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu.

MANFAAT PENGALAMAN
Kebenaran yang agung ada pada kita
Panas dan dingin, duka cita dan penderitaan,
Ketakutan dan kelemahan dari kekayaan dan raga
Bersama, supaya kepingan kita yang paling dalam
Menjadi nyata.

KESADARAN
Manusia mungkin berada dalam keadaan gembira, dan manusia lainnya berusaha untuk menyadarkan. Itu memang usaha yang baik. Namun keadaan ini mungkin buruk baginya, dan kesadaran mungkin baik baginya. Membangunkan orang yang tidur, baik atau buruk tergantung siapa yang melakukannya. Jika si pembangun adalah orang yang memiliki pencapaian tinggi, maka akan meningkatkan keadaan orang lain. Jika tidak, maka akan memburukkan kesadaran orang lain.


KEBENARAN
Nabi bersabda bahwa Kebenaran telah dinyatakan:
"Aku tidak tersembunyi, tinggi atau rendah
Tidak di bumi, langit atau singgasana.
Ini kepastian, wahai kekasih:
Aku tersembunyi di kaibu orang yang beriman.
Jika kau mencari aku, carilah di kalbu-kalbu ini."

PUISI BAK AWAN HITAM

Apalah puisi
perlu kubanggakan
kupunya seni
lain dari seni penyair

Puisi bak awan hitam
aku laksana bulan
tersembunyi belakang selubungnya
usah kaupanggil
awan nan hitam
bulan bersinar di angkasa

PENGAWAS DAN PEMABUK
Kata pemabuk
hai pengawas
tinggalkan daku
pergi jauh
siapa kan bias
merebut gadaian
dari si dia tak berpakaian

Kiranya aku kuat
pasti kutuju rumahku
bagaimana ini
terjadi?

Andainya kupunya
akal dan wujud mungkin
aku di bangku
laksana syeikh.

KARENA CINTA
Kerana cinta duri menjadi mawar
kerana cinta cuka menjelma anggur segar
Kerana cinta keuntungan menjadi mahkota penawar
Kerana cinta kemalangan menjelma keberuntungan
Kerana cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar
Kerana cinta tompokan debu kelihatan seperti taman
Kerana cinta api yang berkobar-kobar
jadi cahaya yang menyenangkan
Kerana cinta syaitan berubah menjadi bidadari
Kerana cinta batu yang keras
menjadi lembut bagaikan mentega
Kerana cinta duka menjadi riang gembira
Kerana cinta hantu berubah menjadi malaikat
Kerana cinta singa tak menakutkan seperti tikus
Kerana cinta sakit jadi sihat
Kerana cinta amarah berubah
menjadi keramah-ramahan

Rabu, 21 April 2010

Muslimah


Saudariku..Tumbuhkanlah Rasa Malu Di Hatimu KepadaNya.Jika Rasa Malu Itu Telah Bersemi di Hati Menyelimuti Diri,Maka Hanya Ada Engkau n ALLAH,Dia Maha Penyayang Yang Menciptakanmu Dari Yang Tiada Menjadi Ada,Yang Menjadikanmu Wanita Untuk Dimuliakan n Di Cintai KarenaNya.

Wanita adalah kunci kebaikan suatu umat.Wanita bagai batu bata,pembangun generasi manusia.Maka jika kaum wanita baik,maka baiklah suatu generasi.Sebaliknya,jika kaum wanita itu rusak,maka akan rusak pula generasi tersebut.Pengemban amanah pembangun generasi umat.Jadilah wanita muslimah sejati,wanita yang senantiasa men...jaga kehormatannya.Yang menjunjung tinggi hak Rabb-nya.Yang setia menjalankan sunnah RasulNya

Maka, engkaulah wahai saudariku… engkaulah pengemban amanah pembangun generasi umat ini. Jadilah engkau wanita muslimah yang sejati, wanita yang senantiasa menjaga kehormatannya. Yang menjunjung tinggi hak Rabb-nya. Yang setia menjalankan sunnah rasul-Nya.

Wanita Berbeda Dengan Laki-Laki

Allah berfirman,

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Qs. Adz-Dzaariyat: 56)

Allah telah menciptakan manusia dalam jenis perempuan dan laki-laki dengan memiliki kewajiban yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Dia telah menempatkan pria dan wanita pada kedudukannya masing-masing sesuai dengan kodratnya. Dalam beberapa hal, sebagian mereka tidak boleh dan tidak bisa menggantikan yang lain.

Keduanya memiliki kedudukan yang sama. Dalam peribadatan, secara umum mereka memiliki hak dan kewajiban yang tidak berbeda. Hanya dalam masalah-masalah tertentu, memang ada perbedaan. Hal itu Allah sesuaikan dengan naluri, tabiat, dan kondisi masing-masing.

Allah mentakdirkan bahwa laki-laki tidaklah sama dengan perempuan, baik dalam bentuk penciptaan, postur tubuh, dan susunan anggota badan.

Allah berfirman,

“Dan laki-laki itu tidaklah sama dengan perempuan.” (Qs. Ali Imran: 36)

Karena perbedaan ini, maka Allah mengkhususkan beberapa hukum syar’i bagi kaum laki-laki dan perempuan sesuai dengan bentuk dasar, keahlian dan kemampuannya masing-masing. Allah memberikan hukum-hukum yang menjadi keistimewaan bagi kaum laki-laki, diantaranya bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, kenabian dan kerasulan hanya diberikan kepada kaum laki-laki dan bukan kepada perempuan, laki-laki mendapatkan dua kali lipat dari bagian perempuan dalam hal warisan, dan lain-lain. Sebaliknya, Islam telah memuliakan wanita dengan memerintahkan wanita untuk tetap tinggal dalam rumahnya, serta merawat suami dan anak-anaknya.

Mujahid meriwayatkan bahwa Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata: “Wahai Rasulullah, mengapa kaum laki-laki bisa pergi ke medan perang sedang kami tidak, dan kamipun hanya mendapatkan warisan setengah bagian laki-laki?” Maka turunlah ayat yang artinya, “Dan janganlah kamu iri terhadap apa yang dikaruniakan Allah…” (Qs. An-Nisaa’: 32)” (Diriwayatkan oleh Ath-Thabari, Imam Ahmad, Al-Hakim, dan lain sebagainya)

Saudariku, maka hendaklah kita mengimani apa yang Allah takdirkan, bahwa laki-laki dan perempuan berbeda. Yakinlah, di balik perbedaan ini ada hikmah yang sangat besar, karena Allah adalah Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Mari Menjaga Kehormatan Dengan Berhijab

Berhijab merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi setiap wanita muslimah. Hijab merupakan salah satu bentuk pemuliaan terhadap wanita yang telah disyariatkan dalam Islam. Dalam mengenakan hijab syar’i haruslah menutupi seluruh tubuh dan menutupi seluruh perhiasan yang dikenakan dari pandangan laki-laki yang bukan mahram. Hal ini sebagaimana tercantum dalam firman Allah Ta’ala:

“dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya.” (Qs. An-Nuur: 31)

Mengenakan hijab syar’i merupakan amalan yang dilakukan oleh wanita-wanita mukminah dari kalangan sahabiah dan generasi setelahnya. Merupakan keharusan bagi wanita-wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam untuk meneladani jejak wanita-wanita muslimah pendahulu meraka dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam masalah berhijab. Hijab merupakan cermin kesucian diri, kemuliaan yang berhiaskan malu dan kecemburuan (ghirah). Ironisnya, banyak wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam keluar di jalan-jalan dan tempat-tempat umum tanpa mengenakan hijab, tetapi malah bersolek dan bertabaruj tanpa rasa malu. Sampai-sampai sulit dibedakan mana wanita muslim dan mana wanita kafir, sekalipun ada yang memakai kerudung, akan tetapi kerudung tersebut tak ubahnya hanyalah seperti hiasan penutup kepala.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

“Semoga Alloh merahmati para wanita generasi pertama yang berhijrah, ketika turun ayat:

“dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya,” (Qs. An-Nuur: 31)

“Maka mereka segera merobek kain panjang/baju mantel mereka untuk kemudian menggunakannya sebagai khimar penutup tubuh bagian atas mereka.”

Subhanallah… jauh sekali keadaan wanita di zaman ini dengan keadaan wanita zaman sahabiah.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa hijab merupakan kewajiban atas diri seorang muslimah dan meninggalkannya menyebabkan dosa yang membinasakan dan mendatangkan dosa-dosa yang lainnya. Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya hendaknya wanita mukminah bersegera melaksanakan perintah Alloh yang satu ini.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Dan tidaklah patut bagi mukmin dan tidak (pula) bagi mukminah, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, kemudian mereka mempunyai pilihan (yang lain) tentang urusan mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Qs. Al-Ahzab: 36)

Mengenakan hijab syar’i mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:

1. Menjaga kehormatan.
2. Membersihkan hati.
3. Melahirkan akhlaq yang mulia.
4. Tanda kesucian.
5. Menjaga rasa malu.
6. Mencegah dari keinginan dan hasrat syaithoniah.
7. Menjaga ghirah.

Kembalilah ke Rumahmu

“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu.” (Qs. Al-Ahzab: 33)

Islam telah memuliakan kaum wanita dengan memerintahkan mereka untuk tetap tinggal dalam rumahnya. Ini merupakan ketentuan yang telah Allah syari’atkan. Oleh karena itu, Allah membebaskan kaum wanita dari beberapa kewajiban syari’at yang di lain sisi diwajibkan kepada kaum laki-laki, diantaranya:

1. Digugurkan baginya kewajiban menghadiri shalat jum’at dan shalat jama’ah.
2. Kewajiban menunaikan ibadah haji bagi wanita disyaratkan dengan mahram yang menyertainya.
3. Wanita tidak berkewajiban berjihad.

Sedangkan keluarnya mereka dari rumah adalah rukhshah (keringanan) yang diberikan karena kebutuhan dan darurat. Maka, hendaklah wanita muslimah tidak sering-sering keluar rumah, apalagi dengan berhias atau memakai wangi-wangian sebagaimana halnya kebiasaan wanita-wanita jahiliyah.

Perintah untuk tetap berada di rumah merupakan hijab bagi kaum wanita dari menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram dan dari ihtilat. Apabila wanita menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram maka ia wajib mengenakan hijab yang menutupi seluruh tubuh dan perhiasannya. Dengan menjaga hal ini, maka akan terwujud berbagai tujuan syari’at, yaitu:

1. Terpeliharanya apa yang menjadi tuntunan fitrah dan kondisi manusia berupa pembagian yang adil diantara hamba-hamba-Nya yaitu kaum wanita memegang urusan rumah tangga sedangkan laki-laki menangani pekerjaan di luar rumah.
2. Terpeliharanya tujuan syari’at bahwa masyarakat islami adalah masyarakat yang tidak bercampur baur. Kaum wanita memiliki komunitas khusus yaitu di dalam rumah sedang kaum laki-laki memiliki komunitas tersendiri, yaitu di luar rumah.
3. Memfokuskan kaum wanita untuk melaksanakan kewajibannya dalam rumah tangga dan mendidik generasi mendatang.

Islam adalah agama fitrah, dimana kemaslahatan umum seiring dengan fitrah manusia dan kebahagiaannya. Jadi, Islam tidak memperbolehkan bagi kaum wanita untuk bekerja kecuali sesuai dengan fitrah, tabiat, dan sifat kewanitaannya. Sebab, seorang perempuan adalah seorang istri yang mengemban tugas mengandung, melahirkan, menyusui, mengurus rumah, merawat anak, mendidik generasi umat di madrasah mereka yang pertama, yaitu: ‘Rumah’.

Bahaya Tabarruj Model Jahiliyah

Bersolek merupakan fitrah bagi wanita pada umumnya. Jika bersolek di depan suami, orang tua atau teman-teman sesama wanita maka hal ini tidak mengapa. Namun, wanita sekarang umumnya bersolek dan menampakkan sebagian anggota tubuh serta perhiasan di tempat-tempat umum. Padahal di tempat-tempat umum banyak terdapat laki-laki non mahram yang akan memperhatikan mereka dan keindahan yang ditampakkannya. Seperti itulah yang disebut dengan tabarruj model jahiliyah.

Di zaman sekarang, tabarruj model ini merupakan hal yang sudah dianggap biasa, padahal Allah dan Rasul-Nya mengharamkan yang demikian.

Allah berfirman:

“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu, dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti model berhias dan bertingkah lakunya orang-orang jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah).” (Qs. Al-Ahzab: 33)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Ada dua golongan ahli neraka yang tidak pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk mencambuk manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang, mereka berjalan melenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Bentuk-bentuk tabarruj model jahiliyah diantaranya:

1. Menampakkan sebagian anggota tubuhnya di hadapan laki-laki non mahram.
2. Menampakkan perhiasannya,baik semua atau sebagian.
3. Berjalan dengan dibuat-buat.
4. Mendayu-dayu dalam berbicara terhadap laki-laki non mahram.
5. Menghentak-hentakkan kaki agar diketahui perhiasan yang tersembunyi.

Pernikahan, Mahkota Kaum Wanita

Menikah merupakan sunnah para Nabi dan Rasul serta jalan hidup orang-orang mukmin. Menikah merupakan perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya:

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Qs. An-Nuur: 32)

Pernikahan merupakan sarana untuk menjaga kesucian dan kehormatan baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, menikah dapat menentramkan hati dan mencegah diri dari dosa (zina). Hendaknya menikah diniatkan karena mengikuti sunnah nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan untuk menjaga agama serta kehormatannya.

Tidak sepantasnya bagi wanita mukminah bercita-cita untuk hidup membujang. Membujang dapat menyebabkan hati senantiasa gelisah, terjerumus dalam banyak dosa, dan menyebabkan terjatuh dalam kehinaan.

Kemaslahatan-kemaslahatan pernikahan:

1. Menjaga keturunan dan kelangsungan hidup manusia.
2. Menjaga kehormatan dan kesucian diri.
3. Memberikan ketentraman bagi dua insan. Ada yang dilindungi dan melindungi. Serta memunculkan kasih sayang bagi keduanya.

Demikianlah beberapa perkara yang harus diperhatikan oleh setiap muslimah agar dirinya tidak terjerumus ke dalam dosa dan kemaksiatan dan tidak menjerumuskan orang lain ke dalam dosa dan kemaksiatan. Allahu A’lam.

Untukmu Saudariku Yang Bergelar Muslimah "Semoga hijab menjadi pakaianmu, Semoga Kesucian Menjadi Perhiasanmu, Semoga Kehormatan Menjadi Perisaimu, Semoga Kesopanan Menjadi Bahasamu, Semoga Kelembutan Menjadi Tingkah Lakumu dan Semoga Syurga Menjadi Tempat Abadi mu..Amiin Yaa Rabbal'alamiin

Selasa, 20 April 2010

Ayat-Ayat Cinta



Cinta itu sebenarnya sangat berharga dan kita perlu mengambil masa yang mencukupi untuk mengenali seseorang itu sebelum melafazkan kata cinta kepadanya. Apalah arti cinta jika sekadar lafaz di mulut dan bukan datang dari hati.


Pernahkah ketika mencari sesuatu barang yang diperlukan tetapi tidak berjumpa? Sebaliknya apabila barang itu tidak diperlukan, tanpa anda cari, ia ada pula di depan mata. Oleh itu, jangan terburu-buru mencari cinta karena ada kemungkinan ia akan datang sendiri kepada kita ketika kita tidak lagi memburunya.


Hidup memang memerlukan cinta, tetapi cinta bukan segala-galanya di dalam kehidupan. Jika kita kecewa bercinta, jangan disalahkan takdir karena Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Di mata kita mungkin ia satu keburukan, sedangkan ada banyak hikmah tersembunyi di sebaliknya yang tidak kita sadari.


Tidak salah untuk bersedih dan kecewa apabila putus cinta, namun jangan keterlaluan hingga berfikir serta bertindak keterlaluan dan bukan-bukan. Banyak lagi keutamaan lain di dalam kehidupan ini dan bukan cinta semata-mata.

ALLAH begitu memperhatikan perjuangan kita melawan Cinta yang belum pantas dipupuk.Jatuh Cinta kepada seseorang adalah fitrah,namun terpuruk dalam Cinta adalah fitnah n kehancuran.Yakinlah jika jaga Cinta kita pada ALLAH n sangat memperjuangkan hati untuk tetap pada CintaNya,ALLAH akan berikan yang lebih dari apa yang ...kita impikan.Satu kalimat ALLAH "Wanita Yang Baik Untuk Lelaki Baik n Lelaki Baik Untuk Wanita Baik"


Main Point :Mungkin Allah menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu

Senin, 19 April 2010

Sepenggal Doa Untukmu



Sepenggal Doa Untukmu

Yaa Robb,...
Aku datang padaMu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada pilihan terberat

Yaa Robb,...
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah kau lihat sampai menembus relung kalbunya...

Allah yang Maha Kuasa,
Maha melihat masa depan,
Maha mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Allah,...
Jika mendambanya adalah kesalahan
Dan merindunya adalah kekeliruan
Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu...

Jika kesempurnaannya bukan untukku...
Tolong bawa jauh dari relung hati...
Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
Dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya...
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia

Tapi Tuhan,...
Jika kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan
Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya
Jika dia memang untukku...
Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk dalam belenggu masa lalu............

Smoga Engkau ridhoi kami untuk bersatu
Mengarungi sisa umur...
Menapaki jalan kearahMu...
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami...

Tolong beri kesabaran yang penuh...
Dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan...

Amien......




Dikala Ragu akan dirinya...

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
Dia akan menjadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan Ya Allah... Ya Tuhanku Yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi Ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta Ya Allah Ya Tuhanku Yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan Ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....

Ya Allah Ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang naif ini

----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------



Kerinduan

Semua keraguan datang dan hinggap
Direlung hatiku yang paling dalam
Putih hati sebening air pegunungan
Mengalir indah…
Mengalun merdu…
Bagai nyanyian cinta bidadari kayangan

Semua sendu disaat nyanyian tak lagi mengalun merdu
Dawai hatiku terlepas sudah
Kesempurnaan jiwa hadirkan sudah
Apa yang terjadi ditengah senjanya hatiku membalut rembulan hatiku…



Rindu
Deburan ombak memecah lautan luas
Seperti kalbu yang disinggahi wangi dunia
Aku Mengerti keadaanmu
Memaksakan sesuatu yang tak bisa

Sayup-sayup ku dengar alunan lagu
Lagu merdu kita berdua
Seindah semergap cahaya pagi
Seindah semergap cahaya hati

Rindu akan pesona
Hadirkan sejuta angan
Rintihan, tangisan terobati
Berganti cerita indah berdua



Karunia
Bukit yang menjulang tinggi
Ditumbuhi pepohonan rindang
Hamparan permadani hijau
Gelombang buih air memecah lautan

Alam yang indah, merdu, menyatu
Seperti karunia yang begitu indah
Begitu menenteramkan kalbu, hati

Semua adalah karunia terbesarMu
Yang tak akan ada yang bisa menggantikannya
Indahnya alam ini…



Pesona
Harum wangi bunga
Menebar pesona keindahan
Rindang pepohonan, burung berkicau...
Indahnya...Merdunya...

Deburan ombak bergelombang
Mengalun seiring dentingan piano hati...
Indah, merdu, teratur, syahdu


Cinta KasihNya
Keajaiban dunia menerawangi hati dan jiwaku
Ku berangan dapatkan karuniaMu
Mendamba damainya cinta kasihMu

Kemurnian dan keabadian
Hanya ada disana
Semua hanya titipan dan
Semua akan kembali padaNya...



Bersama
Bersama tlah dijalani
Dan saat bersama adalah
Hal yang paling menyenangkan

Namun ketika sifat manusia menerpa
Saat bersama terlupakan...

Ketika kenangan bersama terukir kembali
Satu asa yang ada
Jangan pernah saat bersama terlupakan lagi!

Kehidupan


Kehidupan lebih tua dari segala yang hidup, sebagaimana keindahan yang bersayap menyilaukan, sebelum yang jelita lahir di bumi, sebagaimana juga kebenaran sudah hakiki sebelum diucapkan.

Kehidupan menyanyi dalam kesunyian diri dan bermimpi dalam kesayupan tidur. Bahkan saat kita terpukul dan tersungkur, kehidupan tetap bertahta dan luhur. Dan apabila kita sedang terisak, kehidupan tersenyum pada hari dan dia pun bebas di saat kita terbelenggu.
Seringkali kita menyebut Kehidupan dengan nama-nama getir, tetapi hanya diri terliput kegetiran dan kegelapan. Dan kita menganggap dia kosong, tanpa guna, tetapi hanya ketika roh mengembara di tempat-tempat sunyi dan hati mabuk mengasihani diri.

Kehidupan itu bercadar, terselubung sebagaimana pribadi sejatimu tersembunyi dan berkerudung. Namun bila Sang Pemberi Hidup berbicara, segenap angin menjadi kata-kata penuh ketakjuban.

Selasa, 23 Februari 2010

Melatiku


Biarkan kegelapan membelai dedaunan sukmaku. Menghampiriku dengan hembusan bayu lembut seraya berkata “Apa kabarmu malam ini? ”

Lembut sapa hembusan bayu di terpa rintik air jatuh perlahan. Membasahi bumi dan seluruh alam ciptaan ALLAH. Melatiku mulai terlelap di buaian sukma.

Apakah engkau baik-baik saja Melatiku? Apakah engkau mengerti bahwa dunia memang tak ramah padamu?

Selamat malam Melatiku, tidurlah di jemari hariku. Semoga kita besok terbangun dalam nikmat yang tidak akan pernah kita sia-siakan lagi.

Muhasabah (Introspeksi)


Ini merupakan renungan untukku, kamu dan semuanya. Semoga kita masih bisa selalu saling mengingatkan.

Apa yang membuatmu kagum pada seseorang? Karena kepribadiannya yang engkau lihat bagus? Kata-katanya begitu membuatmu takjub? Atau karena dia begitu baik, ramah dan mudah berteman? Pujian begitu banyak berdatangan, membahana di angkasa melebihi kepada Rabbmu sendiri.
Astaqfirullahal'aziim.

Tapi kemudian engkau tiba-tiba menjauhinya, mencacinya, memakinya, mengatakan bahwa dia bukanlah orang yang baik, dia pantas untuk di musuhi dan di benci.


Hei!! Kemana semua pujianmu itu? Kemana semua sanjunganmu itu? Apakah engkau lupa mengapa engkau kagum? Mengapa engkau begitu? Tapi engkaupun ragu menjawabnya.

Sekarang engkau tak lagi berikan pujian dan sanjungan itu. Tahukah engkau, ketika engkau memuji seseorang dengan begitu dahsyatnya engkau telah menghamba padanya? Karena hanya ALLAH yang pantas untuk di puji.

Tahukah engkau bahwa “Cintailah sesuatu sekedarnya karena bisa jadi suatu saat akan menjadi musuhmu. Dan bencilah sesuatu sekedarnya karena bisa jadi suatu saat akan jadi sahabatmu.”

Sekarang, coba engkau pikirkan lagi kenapa engkau begitu kagum padanya dan kemudian menjauhinya? Tahukah engkau bahwa “Cintailah seseorang karena ALLAH dan bencilah seseorang karena ALLAH.”


Apakah yang engkau benci itu dia orangnya syirik? Atau dia melakukan perbuatan yang di larang agama Islam? Jika tidak, lalu mengapa engkau menjauhi, membencinya setelah pujian yang membahana itu?

Wahai yang mempunyai hati dan pikiran. Apakah engkau mengira engkau sebaik itu yang tidak pernah berbuat salah? Apakah engkau sudah merasa menjadi orang yang benar tidak pernah melakukan suatu kesalahan? ALLAH saja Maha Pemaaf dan mengapa kita tidak? Hei!! Kemana hati nuranimu?

Seorang ulama kontemporer mengatakan, “Kepada orang-orang yang sangat sensitif terhadap kritikan agar mereka menuai apa saja yang dingin dalam syarafnya pada saat menghadapi kritikan yang pedas dan menyengat.” Dikatakan, sungguh hebat ALLAH menempatkan kedengkian itu, IA sungguh adil. Berawal dari pertemanan, lalu membunuhnya. Na'uzubillahimindzalik.

Wallahu'alam bishawab.

Rabu, 20 Januari 2010

Hidup, Asa, Impian


Hidup itu indah..Hidup itu penuh warna. Ada warna kegembiraan, warna kesedihan, warna cinta, warna kebencian, warna kesal. Dan semua itu menjadi satu dalam irama kehidupan kita. Indah mengalun merdu bagai iringan musik di kehidupan kita.

Alhamdulillah.. Ya Alhamdulillah yang diucapkan kepada ALLAH karena begitu banyak ujian datang padaku, tetapi dibalik itu aku tahu bahwa ALLAH Maha Penyayang, aku diuji karena ALLAH ingin aku jadi yang terbaik tanpa merasa jadi terbaik, menjadi besar tanpa merasa besar. Insya ALLAH.

Aku, kamu, dan siapapun itu pernah mengalami yang namanya masalah, ujian dari ALLAH, tapi ingatlah satu hal, masih banyak di sekeliling kita yang menderita dari pada kita masih banyak yang lebihy sengsara dari pada kita, tetapi mereka tetap bisa hidup survive. Kita belajar dari mereka yang bisa terus hidup untuk orang banyak. Dan aku, kamu dan semuanya hendaknya begitu juga belajar dari orang lain bagaimana dalam menghadapi masalah. Jangan Menyerah!! Itu kuncinya.

Kalau kita sekarang telah melewati ujian dari ALLAH dan kita lulus, kita akan menangkap hikmah dari semua itu. Kita akan tersenyum bersyukur dengan apa yang terjadi. Bahkan tertawa atas “Kebodohan” yang kita lakukan. Betapa "Bodoh" kita telah melakukan ini dan itu. Tetapi dari “Kebodohan” yang kita lakukan itu kita menjadi tahu, paham, mengerti (itu bagi yang mau ambil pelajaran). Setiap manusia adalah motivator bagi dirinya sendiri.

Yaa..Itulah hidup. Indah kurasa saat ALLAH mengujiku. Indah saat ALLAH memberikan yang terbaik dari setiap do'a-do'aku. ALLAH Maha Adil. ALLAH Maha Tahu. ALLAH Maha Penyayang..ALLAHU AKBAR!!

Ketika kita jatuh tersungkur, kemudian kita bangkit lagi dengan sebuah senyuman. Disaat itulah kita telah memenangkan semuanya. Kita boleh jatuh, tapi kita bangkit lagi, raih semua asa yang menanti di depan, asa yang siap kita raih, asa yang siap kita wujudkan, Insya ALLAH.

Menjadi dreamer dengan segala usaha. Seperti yang pernah ku dapatkan dari sebuah pelatihan motivasi.

Manusia bisa tidak makan selama 4 hari, manusia bisa tidak minum selama 4 jam, manusia bisa tidak bernafas menit, tapi manusia tidak bisa hidup tanpa IMPIAN dalam 4 Detik!!

Realize Your Dream! Yaa.. I Know I Can Do It... Percaya dengan ALLAH dan percaya dengan semua keajaiban yang ALLAH berikan pada kita. Karena ALLAH Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita.

Kepribadian


Defenisi Kepribadian

Tulisan ini merupakan sebagian kecil dari hasil penelitian "kecil-kecilan" dalam hidupku. Kejadian lucu, sedih, bahagia bercampur jadi satu. Semuanya akan jadi inspirasi dalam berkarya, karya terindah dalam hidup. Hidup yang penuh karunia dari ALLAH SWT. Dan dalam tulisan ini dimasukkan juga beberapa teori dari ahli psikologi dan antropologi.

Mempelajari manusia adalah hal yang sangat menarik karena itu mempelajari diri kita sendiri. Kalau ahli biologi, anatomi, fisiologi, patologi dan para dokter mempelajari secara intensif organisma manusia hingga detail yang sekecil-kecilnya, mereka belum banyak mengetahui tentang pola-pola kelakuan manusia. Pola-pola kelakuan yang berlaku untuk seluruh jenis Homo Sapiens hampir tidak ada, bahkan untuk semua individu manusia yang termasuk satu ras pun, tidak ada syatu sistem pola kelakuan yang seragam. Ini disebabkan karena kelakuan manusia Homo Sapiens tidak hanya timbul dari dan ditentukan oleh sistem organik biologinya saja, melainkan sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh akal dan jiwanya, sdemikian rupa sehingga variasi pola kelakuan antara seorang individu Homo Sapiens dengan individu Homo Sapiens lainnya, dapat sangat besar. Malahan, pola kelakuan tiap manusia secara individual sebenarnya unik dan berbeda dengan manusia lainnya. Karena itu para ahli Antropologi, sosiologi dan psikologi yang mempelajari pola-pola kelakuan manusia ini juga tidak lagi bicar mengenai pola-pola kelakuan atau patterns of behavior dari manusia, melainkan mengenai pola-pola tingkah laku, atau pola-pola tindakan (patterns of action) dari individu manusia. Apabila berbicara mengenai pola kelakuan manusia, maka yang dimaksud adalah kelakuan dalam arti yang sangat khusus, yaitu kelakuan organisma manusia yang ditentukan oleh naluri , dorongan-dorongan, refleks-refleks atau kelakuan manusia yang tidak lagi dipengaruhi dan ditentukan oleh akalnya dan jiwanya, yaitu kelakuan manusia yang membabi buta.

Dalam bahasa populer istilah kepribadian juga berarti ciri-ciri watak seorang individu yang konsisten yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khusus. Kalau dalam bahasa sehari-hari kita anggap bahwa seorang tertentu mempunyai kepribadian, memang biasanya kita maksudkan ialah bahwa orang tersebut mempunyai ciri watak yang diperlihatkan secara lahir, konsisten dan konsekuen dalam tingkah lakunya sehingga tampak bahwa individu tersebut memiliki identitas khusus yang berbeda dari individu-individu lainnya.


Unsur-unsur Kepribadian

Pengetahuan

Unsur-unsur yang mengisi akal dan alam jiwa seorang manusia yang sadar, secara nyata terkandung dalam otaknya. Dalam lingkungan individu itu ada bermacam-macam hal dialaminya melalui penerimaan pancainderanya serta alat penerima atau reseptor organismanya yang lain sebagai getaran eter (cahaya dan warna), getaran akustik (suara), bau, rasa, sentuhan, tekanan mekanikal (berat ringan). Seluruh proses akal manusia yang sadar (conscious) tadi, dalam ilmu psikologi disebut “persepsi.”

Ada kalanya suatu persepsi, setelah diproyeksikan kembali oleh individu, menjadi suatu penggambaran berfokus tentang lingkungan yang mengandung bagian-bagian yang menyebabkan bahwa individu itu, karena tertarik akan lebih intensif memusatkan akalnya terhadap bagian-bagian khusus tadi. Penggambaran yang lebih intensif tadi dalam ilmu psikologi disebut “pengamatan.”

Dalam usaha pengamatan oleh seorang individu, maka penggambaran tentang lingkungannya tadi ada yang ditambah-tambah dan dibesar-besarkan, ada yang dikurangi serta dikecil-kecilkan pada bagian-bagian tertentu: ada pula yang digabungkan dengan penggambaran-penggambaran lain, menjadi penggambaran yang baru, yang sebenarnya tidak akan pernah ada dalam kenyataan. Penggambaran baru seringkali juga tidak realistik yang dalam ilmu psikologi disebut “Fantasi”.

Kemampuan akal manusia untuk membentuk konsep, serta kemampuan untuk berfantasi sudah tentu sangat penting bagi mahkluk manusia. Ini disebabkan karena tanpa kemampuan akal untuk membentuk konsep dan penggambaran fantasi, terutama konsep dan fantasi yang mempunyai nilai guna dan keindahan, artinya kemampuan akal yang kreatif, maka manusia tidak akan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, dan manusia tidak akan dapat mengkreasikan karya-karya keseniannya.


Seorang individu dapat juga menggabung dan membandingkan bagian-bagian dari suatu penggambaran lain yang sejenis, berdasarkan azas-azas tertentu secara konsisten. Dengan membentuk suatu pengambaran lain yang sejenis, berdasarkan azaz-azaz tertentu secara konsisten. Dengan demikian manusia dapat membuat suatu penggambaran tentang tempat-tempat tertentu di muka bumi ini, bahkan juga di luar bumi ini, padahal ia belum pernah berpengalaman melihat, atau mempersepsikan tempat-tempat tadi. Penggambaran absktrak tadi dalam ilmu-ilmu sosial disebut “konsep.”

Seluruh penggambaran, apersepsi, pengamatan, konsep, dan fantasi tadi merupakan unsur-unsur “pengetahuan” seorang individu yang sadar. Sebaliknya, banyak pengetahuan atau bagian-bagian dari seluruh selama hidupnya itu, seringkali hilang dari alam akal yang sadar atau dalam “kesadaran”, karena berbagai macam sebab yang banyak dipelajari ilmu psikologi, yang disebut alam “bawah sadar” (sub-conscious).

Dalam alam “bawah sadar” tadi banyak pengetahuan individu larut dan terpecah-pecah menjadi bagian-bagian yang seringkali tercampur satu sama lain dengan tidak teratur. Proses itu terjadi karena tidak ada lagi akal sadar dari individu bersangkutan, yang menyusun dan menatanya dengan rapi walaupun terdesak ke alam bawah sadar, namun kadang-kadang bagian-bagian pengetahuan tadi mungkin mungkin muncul lagi di alam kesadaran dari jiwa individu tersebut.

Pengetahuan seorang individu dapat juga terdesak atau dengan sengaja didesak oleh individu itu, karena berbagai alasan yang telah banyak dipelajari oleh ilmu psikologi, ke dalam bagian jiwa manusia di sebut alam “tak sadar” (unconscious). Di sini pengetahuan individu larut dan terpecah-pecah kedalam bagian-bagian yang saling terbaur dan tercampur. Bagian-bagian dari pembauran dan campuran penetahuan seperti itu tadi kadang-kadang dapat muncul kembali. Di dalam ilmu psokologi lebih dalam dipelajari disebut ilmu psiko-analisa, yang dikembangkan seorang psikolog Jerman, yaitu Sigmund Freud.

Ada konsep baru yaitu “perasaan” yang disamping segala macam pengetahuan, rupa-rupanya juga mengisi penuh alam kesadaran manusia pada tiap saat dalam hidupnya. Perasaan adalah suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilainya sebagai keadaan positif atau negatif. Suatu perasaan yang selalu bersifat subyektif karena adanya unsur penilaian, biasanya menimbulkan suatu “kehendak” dalam kesadaran seorang individu. Kehendak itu bisa juga positif dalam artian individu tersebut ingin mendapatkan hal yang dirasakannya sebagai suatu hal yang akan memberikan kenikmatan kepadanya, atau bisa juga negatif, artinya ia hendak menghindari hal yang dirasakannya sebagai hal yang membawa perasaan tidak nikmat kepadanya.

Suatu keinginan dapat juga menjadi lebih besar lagi sehingga menjadi sangat besar. Seorang yang penasaran karena tidak memperoleh sesuatu, yang sudah terlanjur diinginkannya, bisa bernafsu untuk memperolehnya, kalau perlu dengan cara apa saja. Dalam perasaan terhadap sesuatu yang diinginkandengan sangat itu juga akan bertambah sedemikian rupa, sehingga seolah-olah merasa hawa panas, keringatnya keluar lebih banyak dan hatinya berdebar. Suatu perasaan keras itu biasanya di sebut “emosi.”


Dorongan Naluri

Kesadaran manusia menurut para ahli psikologi juga mengandung berbagai perasaan lain yang tidak ditimbulkan karena pengaruh pengetahuannya, melainkan karena sudah terkandung dalam organismanya, dan khususnya dalam gennya sebagai naluri. Kemauan yang sudah merupakan naluri tiap makhluk manusia itu, oleh beberapa ahli psikologi disebut “dorongan” (drive).

Mengenai soal dan macam serta jumlah dorongan naluri yang terkandung dalam naluri manusia itu, ada berbagai perbedaan paham antara para ahli psikologi; namun semua seia sekata bahwa paling sedikit tujuh macam dorongan naluri, yaitu:
1. Dorongan untuk mempertahankan hidup. Dorongan ini memang merupakan kekuatan biologi yang juga ada pada semua makhluk di dunia ini dan yang menyebabkan adanya semua jenis makhluk mampu mempertahankan hidupnya di muka bumi ini.
2. Dorongan sex. Dorongan ini malahan telah menarik perhatian banyak ahli psikologi, dan berbagai teori telah dikembangkan soal ini.
3. Dorongan untuk usaha mencari makan. Dorongan ini tidak perlu dipelajari, dalam sejak bayipun manusia sudah menunjukkan dorongan untuk mencari makan yaitu dengan mencari susu ibunya atau botol susunya..
4. Dorongan untuk bergaul atau berinteraksi dengan sesama manusia. Dorongan ini memang merupakan landasan biologi dari kehidupan masyarakat manusia sebagai makhluk kolektif.
5. Dorongan untuk meniru tingkah laku sesamanya. Dorongan ini merupakan sumber dari adanya beraneka warna kebudayaan di antara makhluk manusia karena adanya dorongan ini manusia mengembangkan adat yang memaksanya berbuat konform dengan manusia sekitarnya.
6. Dorongan untuk berbakti. Dorongan ini mungkin ada dalam naluri manusia, karena manusia merupakan makhluk yang hidup kolektif, sehingga untuk dapat hidup bersama dengan manusia lain secara serasi ia perlu mempunyai suatu landasan biologi untuk mengembangkan rasa altruistik, rasa simpati, rasa cinta dan sebagainya, yang memungkinkannya hidup bersama itu.
7. Dorongan akan keindahan, dalam arti keindahan bentuk, warna, suara, atau gerak.


Aneka Warna Kepribadian

Aneka warna materi yag menjadi isi dalam sasaran dari pengetahuan, perasaan, kehendak, serta keinginan keperibadian serta perbedaan kualitas hubungan antara berbagai unsur keperibadian dalam kesadaran individu, menyebabkan adanya beraneka macam struktur kepribadian pada setiap manusia yang hidup di muka bumi dan menyebabkan bahwa kepribadian tiap individu itu unik berbeda dengan kepribadian individu yang lain.

Adanya kesadaran yang dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini dalam alam jiwa manusia mengandung pikiran-pikiran, gagasan-gagasan, dan perasaan yang dapat dinyataka secra terbuka oleh individu kepada sesamanya, yang dengan mudah dapat diterima dan dijawab pula oleh sesamanya. Simpati, kemarahan, kebencian, rasa puas, rasa senang, kegembiraan sehari-hari, pengetahuan yang dipahami juga oleh umum, adat istiadat sehari-hari, peraturan-peraturan sopan santun dan sebagainya.

Menurut Francis Hsu, makhluk manusia masih memerlukan suatu daerah ini jiwa tambahan untuk memuaskan suatu kebutuhan rohaniah yang bersifat fundamental dalam hidupnya. Hubungan yang berdasarkan cinta dan kemesraan dan juga rasa untuyk bisa berbakti secara penuh dan mutlak, merupakan suatu kebutuhan yang fundamental dalam hidup manusia. Tanpa adanya tokoh-tokoh atau benda-benda kesayangan, tanpa Tuhan, tanpa ide-ide atau ideologi yang dapat jadi sasaran dari rasa bakti yang mutlak yang menempati alam jiwa manusia. Manusia yang tidak mempunyai semuanya itu akan kehilangan mutu hidup, kehilangan arti untuk hidup, dan kehilangan landasan dari rasa keamanan murni dalam hidupnya.

Manifestasi Cinta


Cinta itu diartikan sebagai rasa suka yang mendalam pada sesuatu. Cinta menurut Bahasa Arab disebut Mahabbah. Cinta merupakan tahap tertinggi bagi seorang muslim yang menyelaminya disamping ridha, kerinduan (syauq) dan keintiman (uns)..

"Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain ALLAH; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai ALLAH. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu[106] mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)" { QS. Al-Baqarah : 165 }.

Titik keridhan Muslim tercermin pada keta’atan pada perintahNya dan Tunduk pada aturanNya baik perintah maupun laranganNYA. Hal ini telah terbukti dalam ucapan seorang muslim dalam setiap shalatnya..

‘inna shalati, wa nusuki, wa mah ya ya, wa mamati, lillahi rabbil ‘alamin.. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku, adalah karena Allah Ta’ala

Ayo, Buktikan cintamu!!

Kalau kita mengaku mencintaiNYA
kalau kita mengaku beriman padaNYA..
lantas apa yang telah kita berikan untukNYA??

PENGORBANAN apa yang telah kita lakukan untukNYA??

Sudah ikhlaskah kita menerima setiap ujian yang datang dariNYA??

relakah kita terhadap Qadha dan QadharNYA??

Bagaimana mungkin kita mengatakan cinta padaNYA, sedang begitu berat rasanya kita bangun tuk menemuiNYA dlm sujud di malam-malam yang hening..

Bagaimana mungkin kita mengatakan cinta padaNYA, sedang begitu berat rasanya kita membelajakan harta kita tuk kepentingan umat??

Bagaimana mungkin, dan bagaimana mungkin kita mengaku cinta, kalau amat sedikit kita melakukan untuk Dia yang dicinta.. YA RABB, betapa MALU diri ini, terlalu banyak yang Ia berikan sementara semakin sedikit yang telah kita lakukan untukNYA…


Mari sama-sama luruskan niat kita. Jadikan seluruh aktifitas kita karenaNYA, agar ia bernilai ibadah dan tak sia-sia.. bahkan bagi seorang ayah, mencari nafkah adalah salah satu jihad fisabillillah yang bisa meningkatkan drajat keimanan kita..

Ku memohon dalam sujudku padaMU..
ampunkanlah segala dosa dalam diri,
ku percaya, Engkau bisa meneguhkan..
pendirianku.. keimananku..

Engkau, SATU Cinta, yang selamanya aku cari
Tiada waktu ku tinggalkan demi cintaku kepadamu.
Walau seribu rintangan tlah menghadang dalam diri
Ku teguhkan hati ini.,.
hanya padaMU .. ku pasrahkan

Ya ALLAH, slamatkanlah hamba ini dari segala fatamorgana dunia
Ya ALLAH, Jauhkanlah hamba ini, dari hidup yang sia – sia..
Engkau, SATU Cinta, yang selamanya aku cari
Tiada waktu ku tinggalkan demi Cintaku kepadaMu.
Walau seribu rintangan telah menghadang dalam diri
Ku teguhkan hati ini..

***Hanya padaMU .. ku pasrahkan semua yang terjadi dalam hidupku.. ku teguhkan hati ini hanya padaMU.. tak ingin ku cinta selainMU.. AKU MENCINTAIMU MELEBIHI APAPUN YA RABB dan akan aku buktikan kata-kata itu!!

Ya Muqallibal Qulub, tsabbit Qalbi ‘ala diinika..
Wahai Rabb yang membolak balikkan hati, teguhkanlah hati kami terhadap agamaMu..Amiin Ya Rabb

"ALLAH meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki."
{QS. Ibrahim : 27}

Selasa, 19 Januari 2010

Kata-Kata


Bukan hanya “keindahan cinta” yang dicari setiap insan….tetapi “arti cinta” yang sesungguhnya lah yang selalu didambakan oleh setiap insan………

Jangan katakan selamat tinggal jika kita belum siap meninggalkannya,………………
Jangan menyerah karena cinta, perjuangkanlah, dan jagalah cintamu jika kamu menginginkannya karena jika kamu membiarkannya pergi berarti kamu tidak mencintainya sepenuh hati……….

Manusia yang pernah merasakan sakitnya cinta akan selalu menjaga cintanya……….
Karena…bagi mereka yang tersakiti sangat mengerti bahwa cinta telah merubah hidupnya………….menjadi lebih berarti…..

Hmmm..Seems Like I Fall I Love Again ^_^

Minggu, 29 November 2009

Karunia


Kabut pagi menipis nan memudar. Sinar surya sibakkan cakrawala. Kicau riang Murai menyongsong fajar, canda riang di atas pohon rindang.

Dingin suasana pagi tak ku hiraukan lagi. Nikmati karunia, Rabb semesta alam.

Satukan jiwa yang bersih dengan pikiran jernih. Sejenak pasrahkan diri. Syukur pada ILLAHI.

Cobalah coba gunakan akal rasa segenap iman. Betapa segalanya hanya untuk manusia.

ALLAH Maha Pencipta segala kehidupan. Mari kita bersama bersyukur kepadaNya.

Selasa, 02 Juni 2009

Butterfly Lesson


Suatu hari, muncul celah kecil pada sebuah kepompong, seorang pria duduk dan memperhatikan calon kupu-kupu tersebut berjuang keras selama berjam-jam untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lobang kecil tersebut.

Kemudian, tampaknya usaha tersebut sia-sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang berarti. Seolah-olah terlihat usaha tersebut sudah mencapai satu titik, dimana tidak bisa berkelanjutan. Maka, pria itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu itu.

Dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu. Kemudian kupu-kupu itu keluar dengan sangat mudahnya. Tapi apa yang terjadi? Kupu-kupu itu memiliki tubuh yang tidak sempurna. Tubuhnya kecil dan sayapnya tidak berkembang.

Pria itu tetap memperhatikan dan berharap tidak lama lagi sayap tersebut akan terbuka membesar dan berkembang menjadi kuat untuk dapat mendukung badan kupu-kupu itu sendiri. Semua yang diharapkan pria itu tidak terjadi!!

Kenyataannya, kupu-kupu tersebut malah menghabiskan seluruh hidupnya merayap dengan tubuhnya yang lemah dan sayap yang terlipat. Kupu-kupu tersebut tidak pernah bisa terbang.

Apa yang pria itu lakukan dengan segala kebaikan dan niatnya, dia tidak pernah mengerti bahwa perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu-kupu dari kepompong dengan cara mengeluarkan seluruh cairan dari badannya adalah suatu proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong tersebut, sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh Allah.

Seringkali, perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jika Allah memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal ini akan membuat kita lemah. Kita tidak akan sekuat seperti apa yang kita harapkan, dan tidak akan pernah terbang seperti kupu-kupu itu.

Kita meminta Kekuatan dan Allah memberi kita Kesulitan untuk kita hadapi dan membuat kita menjadi kuat. Kita meminta Kebijaksanaan dan Allah memberikan kita Masalah-masalah yang harus kita pecahkan. Kita meminta Kemakmuran dan Allah memberikan Otak dan Kekuatan untuk bekerja. Kita meminta Keberanian dan Allah memberi kita Rintangan untuk dihadapi. Kita meminta Cinta dan Allah memberikan Orang-orang yang Dalam Kesulitan Untuk Kita Bantu. Kita meminta Pertolongan dan Allah memberi Kita Kesempatan.

”Kita Tidak Menerima Apa yang Kita Inginkan Tapi Kita Menerima Apa Yang Kita Butuhkan”.

Jalanilah hidup tanpa kekakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu!!!.

Visi Katak Kecil


Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil yang menggelar lomba lari. Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi. Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta. Perlombaan dimulai...Secara jujur: tak satupun penonton yang benar-benar percaya bahwa katak-katak kecil akan bisa mencapai puncak menara. Terdengar suara: "Oh, Jalannya Terlalu Sulitt!!! Mereka Tidak Akan Pernah Sampai Ke Puncak". Atau "Tidak Ada Kesempatan Untuk Berhasil...Menaranya Terlalu Tinggi...!!!Katak-katak kecil mulai berjatuhan satu persatu. Kecuali mereka yang tetap bersemangat menaiki menara perlahan-lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..Penontonpun terus bersorak: "Terlalu Sulit!!!Tak Seekorpun Akan Berhasil!!!Lebih banyak lagi katak kecil yang lelah dan menyerah...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi..Dia Tidak Akan Menyerah!!!!Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras menjadi satu-satunya yang mencapai puncak!!Semua katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini melakukannya? Salah satu peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan??? Ternyata katak yang menjadin pemenang itu "TULI".

Kata bijak dari cerita adalah Jangan Pernah Mendengarkan Orang Lain Yang Mempunyai Kecendrungan Negatif ataupun Pesimis, Karena Mereka Mengambil Sebagian Besar Mimpimu dan Menjauhkannya Darimu. Selalu pikirkan kata-kata bertuah yang ada. Karena segala sesuatu yang di dengar dan dibaca bisa mempengaruhi perlaku!!! Karena Itu Tetaplah Selalu POSITIF!!!! dan yang penting Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tidak bisa menggapai cita-citamu!!! Selalu berfikirlah I CAN DO THIS!!!!!

Rabu, 18 Maret 2009

Refleksi dan Tindakan


Perbedaan antara negara berkembang (miskin) dan negara maju (kaya) tidak tergantung pada umur negara itu. Contohnya negara India dan Mesir, yang umurnya lebih dari 2000 tahun, tetapi mereka tetap terbelakang (miskin).

Di sisi lain, Singapura, Kanada, Australia dan New Zealand, negara yang umurnya kurang dari 150 tahun dalam membangun, saat ini mereka adalah bagian dari negara maju di dunia dan penduduknya tidak lagi miskin.

Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin. Jepang mempunyai area yang sangat terbatas. Datarannya, 80 % berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian dan peternakan. Tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia. Jepang laksana suatu negara di dunia dan mengekspor barang jadinya.

Swiss tidak mempunyai perkebunan coklat tetapi sebagai negara pembuat coklat terbaik dunia. Negar Swiss sangat kecil, hanya 11 % datarannya yang bisa ditanami. Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik (Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia). Swiss juga tidak mempunyai reputasi dalam keamanan, integritas dan ketertiban, tetapi saat ini bank-bank di Swiss menjadi bank yang sangat disukai di dunia.

Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan.

Ras atau warna kulit juga bukan faktor penting. Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju/kaya di Eropa. Lalu apa perbedaannya? Perbedaannya adalah pada sikap/prilaku masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjaang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan.

Berdasarkan analisis atas prilaku masyarakat di negara maju, tenyata mayoritas di penduduknya sehari-hari mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut:
1. Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kejujuran dan Integritas
3. Bertanggungjawab
4. Hormat pada aturan dan hukum masyarakat
5. Hormat pada hak orang/warga lain.
6. Cinta pada pekerjaan
7. Berusaha keras untuk menabung dan investasi
8. Mau bekerja keras
9. Tepat waktu

Di negara terbelakang/miskin/berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut. Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang Sumber Daya Alam atau karena alam yang kejam pada kita, kita terbelakang/lemah/miskin karena prilaku kita yang kurang/tidak baik.

Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi dan negara.

Kita harus mulai dari mana saja, kita ingin BERUBAH dan BERTINDAK!! Dan Perubahan dimulai DARI DIRI KITA!!!!

Selasa, 06 Januari 2009

Keutamaan Puasa Tasu’a dan ‘Asyura [9 & 10 Muharram]



Bismillah…
Hari ‘Asyura di depan mata. Siapkan ilmu untuk mengahadapinya. Jangan seperti Syiah Rafidhah atau Sufiyah! Jadilah Anda seorang muslim pejuang sunnah an-nabawiyah. Selamat menyimak, semoga Allah mudahkan kita tuk mengamalkannya…
Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

[Di dalam kitab beliau Riyadhus Shalihin, Al-Imam An-Nawawi -rahimahullah- membawakan tiga buah hadits yang berkenaan dengan puasa sunnah pada bulan Muharram, yaitu puasa hari Asyura / Asyuro (10 Muharram) dan Tasu’a (9 Muharram)]
Hadits yang Pertama

عن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم صام يوم عاشوراء وأمر بصيامه. مُتَّفّقٌ عَلَيهِ

Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma-, “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan untuk berpuasa padanya”. (Muttafaqun ‘Alaihi).
Hadits yang Kedua

عن أبي قتادة رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم سئل عن صيام يوم عاشوراء فقال: ((يكفر السنة الماضية)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.

Dari Abu Qatadah -radhiyallahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura. Beliau menjawab, “(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu”. (HR. Muslim)
Hadits yang Ketiga

وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ
.
Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa pada hari ‘Asyura, beliau menjawab, ‘Menghapuskan dosa setahun yang lalu’, ini pahalanya lebih sedikit daripada puasa Arafah (yakni menghapuskan dosa setahun sebelum serta sesudahnya –pent). Bersamaan dengan hal tersebut, selayaknya seorang berpuasa ‘Asyura (10 Muharram) disertai dengan (sebelumnya, ed.) Tasu’a (9 Muharram). Hal ini karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada yang kesembilan’, maksudnya berpuasa pula pada hari Tasu’a.
Penjelasan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk berpuasa pada hari sebelum maupun setelah ‘Asyura [1] dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi karena hari ‘Asyura –yaitu 10 Muharram- adalah hari di mana Allah selamatkan Musa dan kaumnya, dan menenggelamkan Fir’aun dan para pengikutnya. Dahulu orang-orang Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai syukur mereka kepada Allah atas nikmat yang agung tersebut. Allah telah memenangkan tentara-tentaranya dan mengalahkan tentara-tentara syaithan, menyelamatkan Musa dan kaumnya serta membinasakan Fir’aun dan para pengikutnya. Ini merupakan nikmat yang besar.
Oleh karena itu, setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tinggal di Madinah, beliau melihat bahwa orang-orang Yahudi berpuasa pada hari ‘Asyura [2]. Beliau pun bertanya kepada mereka tentang hal tersebut. Maka orang-orang Yahudi tersebut menjawab, “Hari ini adalah hari di mana Allah telah menyelamatkan Musa dan kaumnya, serta celakanya Fir’aun serta pengikutnya. Maka dari itu kami berpuasa sebagai rasa syukur kepada Allah”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”.
Kenapa Rasulullah mengucapkan hal tersebut? Karena Nabi dan orang–orang yang bersama beliau adalah orang-orang yang lebih berhak terhadap para nabi yang terdahulu. Allah berfirman,

إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَهَذَا النَّبِيُّ وَالَّذِينَ آَمَنُوا وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ

“Sesungguhnya orang yang paling berhak dengan Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman, dan Allah-lah pelindung semua orang-orang yang beriman”. (Ali Imran: 68)
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling berhak terhadap Nabi Musa daripada orang-orang Yahudi tersebut, dikarenakan mereka kafir terhadap Nabi Musa, Nabi Isa dan Muhammad. Maka beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa ‘Asyura dan memerintahkan manusia untuk berpuasa pula pada hari tersebut. Beliau juga memerintahkan untuk menyelisihi Yahudi yang hanya berpuasa pada hari ‘Asyura, dengan berpuasa pada hari kesembilan atau hari kesebelas beriringan dengan puasa pada hari kesepuluh (’Asyura), atau ketiga-tiganya. [3]
Oleh karena itu sebagian ulama seperti Ibnul Qayyim dan yang selain beliau menyebutkan bahwa puasa ‘Asyura terbagi menjadi tiga keadaan:
1. Berpuasa pada hari ‘Asyura dan Tasu’ah (9 Muharram), ini yang paling afdhal.
2. Berpuasa pada hari ‘Asyura dan tanggal 11 Muharram, ini kurang pahalanya daripada yang pertama. [4]
3. Berpuasa pada hari ‘Asyura saja, sebagian ulama memakruhkannya karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk menyelisihi Yahudi, namun sebagian ulama yang lain memberi keringanan (tidak menganggapnya makhruh). [5]
Wallahu a’lam bish shawab.
(Sumber: Syarh Riyadhis Shalihin karya Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin terbitan Darus Salam – Mesir, diterjemahkan Abu Umar Urwah Al-Bankawy, muraja’ah dan catatan kaki: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Rifai)
CATATAN KAKI:
[1] Adapun hadits yang menyebutkan perintah untuk berpuasa setelahnya (11 Asyura’) adalah dha’if (lemah). Hadits tersebut berbunyi:

صوموا يوم عاشوراء و خالفوا فيه اليهود صوموا قبله يوما و بعده يوما . -

“Puasalah kalian hari ‘Asyura dan selisihilah orang-orang yahudi padanya (maka) puasalah sehari sebelumnya dan sehari setelahnya. (HR. Ahmad dan Al Baihaqy. Didhaifkan oleh As Syaikh Al-Albany di Dha’iful Jami’ hadits no. 3506)
Dan berkata As Syaikh Al Albany – Rahimahullah- di Silsilah Ad Dha’ifah Wal Maudhu’ah IX/288 No. Hadits 4297: Penyebutan sehari setelahnya (hari ke sebelas. pent) adalah mungkar, menyelisihi hadits Ibnu Abbas yang shahih dengan lafadz:

“لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع” .

“Jika aku hidup sampai tahun depan tentu aku akan puasa hari kesembilan”
Lihat juga kitab Zaadul Ma’ad 2/66 cet. Muassasah Ar-Risalah Th. 1423 H. dengan tahqiq Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arna’uth.

لئن بقيت لآمرن بصيام يوم قبله أو يوم بعده . يوم عاشوراء) .-

“Kalau aku masih hidup niscaya aku perintahkan puasa sehari sebelumnya (hari Asyura) atau sehari sesudahnya” ((HR. Al Baihaqy, Berkata Al Albany di As-Silsilah Ad-Dha’ifah Wal Maudhu’ah IX/288 No. Hadits 4297: Ini adalah hadits mungkar dengan lafadz lengkap tersebut.))
[2] Padanya terdapat dalil yang menunjukkan bahwa penetapan waktu pada umat terdahulu pun menggunakan bulan-bulan qamariyyah (Muharram s/d Dzulhijjah, Pent.) bukan dengan bulan-bulan ala Eropa (Jan s/d Des). Karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan bahwa hari ke sepuluh dari Muharram adalah hari di mana Allah membinasakan Fir’aun dan pengikutnya dan menyelamatkan Musa dan pengikutnya. (Syarhul Mumthi’ VI.)
[3] Untuk puasa di hari kesebelas haditsnya adalah dha’if (lihat no. 1) maka – Wallaahu a’lam – cukup puasa hari ke 9 bersama hari ke 10 (ini yang afdhal) atau ke 10 saja.
Asy-Syaikh Salim Bin Ied Al Hilaly mengatakan bahwa, “Sebagian ahlu ilmu berpendapat bahwa menyelisihi orang Yahudi terjadi dengan puasa sebelumnya atau sesudahnya. Mereka berdalil dengan hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam,

صوموا يوم عاشوراء و خالفوا فيه اليهود صوموا قبله يوما أو بعده يوما .

“Puasalah kalian hari ‘Asyura dan selisihilah orang-orang Yahudi padanya (maka) puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya”.
Ini adalah pendapat yang lemah, karena bersandar dengan hadits yang lemah tersebut yang pada sanadnya terdapat Ibnu Abi Laila dan ia adalah jelek hafalannya.” (Bahjatun Nadhirin Syarah Riyadhus Shalihin II/385. cet. IV. Th. 1423 H Dar Ibnu Jauzi)
[4] (lihat no. 3)
[5] Asy-Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan,

والراجح أنه لا يكره إفراد عاشوراء.

Dan yang rajih adalah bahwa tidak dimakruhkan berpuasa ‘Asyura saja. (Syarhul Mumthi’ VI)
Wallaahu a’lam.

Posted by: Januari 3, 2009
In: Al-Quran Al-Karim