Selasa, 23 Februari 2010

Melatiku


Biarkan kegelapan membelai dedaunan sukmaku. Menghampiriku dengan hembusan bayu lembut seraya berkata “Apa kabarmu malam ini? ”

Lembut sapa hembusan bayu di terpa rintik air jatuh perlahan. Membasahi bumi dan seluruh alam ciptaan ALLAH. Melatiku mulai terlelap di buaian sukma.

Apakah engkau baik-baik saja Melatiku? Apakah engkau mengerti bahwa dunia memang tak ramah padamu?

Selamat malam Melatiku, tidurlah di jemari hariku. Semoga kita besok terbangun dalam nikmat yang tidak akan pernah kita sia-siakan lagi.

Muhasabah (Introspeksi)


Ini merupakan renungan untukku, kamu dan semuanya. Semoga kita masih bisa selalu saling mengingatkan.

Apa yang membuatmu kagum pada seseorang? Karena kepribadiannya yang engkau lihat bagus? Kata-katanya begitu membuatmu takjub? Atau karena dia begitu baik, ramah dan mudah berteman? Pujian begitu banyak berdatangan, membahana di angkasa melebihi kepada Rabbmu sendiri.
Astaqfirullahal'aziim.

Tapi kemudian engkau tiba-tiba menjauhinya, mencacinya, memakinya, mengatakan bahwa dia bukanlah orang yang baik, dia pantas untuk di musuhi dan di benci.


Hei!! Kemana semua pujianmu itu? Kemana semua sanjunganmu itu? Apakah engkau lupa mengapa engkau kagum? Mengapa engkau begitu? Tapi engkaupun ragu menjawabnya.

Sekarang engkau tak lagi berikan pujian dan sanjungan itu. Tahukah engkau, ketika engkau memuji seseorang dengan begitu dahsyatnya engkau telah menghamba padanya? Karena hanya ALLAH yang pantas untuk di puji.

Tahukah engkau bahwa “Cintailah sesuatu sekedarnya karena bisa jadi suatu saat akan menjadi musuhmu. Dan bencilah sesuatu sekedarnya karena bisa jadi suatu saat akan jadi sahabatmu.”

Sekarang, coba engkau pikirkan lagi kenapa engkau begitu kagum padanya dan kemudian menjauhinya? Tahukah engkau bahwa “Cintailah seseorang karena ALLAH dan bencilah seseorang karena ALLAH.”


Apakah yang engkau benci itu dia orangnya syirik? Atau dia melakukan perbuatan yang di larang agama Islam? Jika tidak, lalu mengapa engkau menjauhi, membencinya setelah pujian yang membahana itu?

Wahai yang mempunyai hati dan pikiran. Apakah engkau mengira engkau sebaik itu yang tidak pernah berbuat salah? Apakah engkau sudah merasa menjadi orang yang benar tidak pernah melakukan suatu kesalahan? ALLAH saja Maha Pemaaf dan mengapa kita tidak? Hei!! Kemana hati nuranimu?

Seorang ulama kontemporer mengatakan, “Kepada orang-orang yang sangat sensitif terhadap kritikan agar mereka menuai apa saja yang dingin dalam syarafnya pada saat menghadapi kritikan yang pedas dan menyengat.” Dikatakan, sungguh hebat ALLAH menempatkan kedengkian itu, IA sungguh adil. Berawal dari pertemanan, lalu membunuhnya. Na'uzubillahimindzalik.

Wallahu'alam bishawab.

Rabu, 20 Januari 2010

Hidup, Asa, Impian


Hidup itu indah..Hidup itu penuh warna. Ada warna kegembiraan, warna kesedihan, warna cinta, warna kebencian, warna kesal. Dan semua itu menjadi satu dalam irama kehidupan kita. Indah mengalun merdu bagai iringan musik di kehidupan kita.

Alhamdulillah.. Ya Alhamdulillah yang diucapkan kepada ALLAH karena begitu banyak ujian datang padaku, tetapi dibalik itu aku tahu bahwa ALLAH Maha Penyayang, aku diuji karena ALLAH ingin aku jadi yang terbaik tanpa merasa jadi terbaik, menjadi besar tanpa merasa besar. Insya ALLAH.

Aku, kamu, dan siapapun itu pernah mengalami yang namanya masalah, ujian dari ALLAH, tapi ingatlah satu hal, masih banyak di sekeliling kita yang menderita dari pada kita masih banyak yang lebihy sengsara dari pada kita, tetapi mereka tetap bisa hidup survive. Kita belajar dari mereka yang bisa terus hidup untuk orang banyak. Dan aku, kamu dan semuanya hendaknya begitu juga belajar dari orang lain bagaimana dalam menghadapi masalah. Jangan Menyerah!! Itu kuncinya.

Kalau kita sekarang telah melewati ujian dari ALLAH dan kita lulus, kita akan menangkap hikmah dari semua itu. Kita akan tersenyum bersyukur dengan apa yang terjadi. Bahkan tertawa atas “Kebodohan” yang kita lakukan. Betapa "Bodoh" kita telah melakukan ini dan itu. Tetapi dari “Kebodohan” yang kita lakukan itu kita menjadi tahu, paham, mengerti (itu bagi yang mau ambil pelajaran). Setiap manusia adalah motivator bagi dirinya sendiri.

Yaa..Itulah hidup. Indah kurasa saat ALLAH mengujiku. Indah saat ALLAH memberikan yang terbaik dari setiap do'a-do'aku. ALLAH Maha Adil. ALLAH Maha Tahu. ALLAH Maha Penyayang..ALLAHU AKBAR!!

Ketika kita jatuh tersungkur, kemudian kita bangkit lagi dengan sebuah senyuman. Disaat itulah kita telah memenangkan semuanya. Kita boleh jatuh, tapi kita bangkit lagi, raih semua asa yang menanti di depan, asa yang siap kita raih, asa yang siap kita wujudkan, Insya ALLAH.

Menjadi dreamer dengan segala usaha. Seperti yang pernah ku dapatkan dari sebuah pelatihan motivasi.

Manusia bisa tidak makan selama 4 hari, manusia bisa tidak minum selama 4 jam, manusia bisa tidak bernafas menit, tapi manusia tidak bisa hidup tanpa IMPIAN dalam 4 Detik!!

Realize Your Dream! Yaa.. I Know I Can Do It... Percaya dengan ALLAH dan percaya dengan semua keajaiban yang ALLAH berikan pada kita. Karena ALLAH Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita.

Kepribadian


Defenisi Kepribadian

Tulisan ini merupakan sebagian kecil dari hasil penelitian "kecil-kecilan" dalam hidupku. Kejadian lucu, sedih, bahagia bercampur jadi satu. Semuanya akan jadi inspirasi dalam berkarya, karya terindah dalam hidup. Hidup yang penuh karunia dari ALLAH SWT. Dan dalam tulisan ini dimasukkan juga beberapa teori dari ahli psikologi dan antropologi.

Mempelajari manusia adalah hal yang sangat menarik karena itu mempelajari diri kita sendiri. Kalau ahli biologi, anatomi, fisiologi, patologi dan para dokter mempelajari secara intensif organisma manusia hingga detail yang sekecil-kecilnya, mereka belum banyak mengetahui tentang pola-pola kelakuan manusia. Pola-pola kelakuan yang berlaku untuk seluruh jenis Homo Sapiens hampir tidak ada, bahkan untuk semua individu manusia yang termasuk satu ras pun, tidak ada syatu sistem pola kelakuan yang seragam. Ini disebabkan karena kelakuan manusia Homo Sapiens tidak hanya timbul dari dan ditentukan oleh sistem organik biologinya saja, melainkan sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh akal dan jiwanya, sdemikian rupa sehingga variasi pola kelakuan antara seorang individu Homo Sapiens dengan individu Homo Sapiens lainnya, dapat sangat besar. Malahan, pola kelakuan tiap manusia secara individual sebenarnya unik dan berbeda dengan manusia lainnya. Karena itu para ahli Antropologi, sosiologi dan psikologi yang mempelajari pola-pola kelakuan manusia ini juga tidak lagi bicar mengenai pola-pola kelakuan atau patterns of behavior dari manusia, melainkan mengenai pola-pola tingkah laku, atau pola-pola tindakan (patterns of action) dari individu manusia. Apabila berbicara mengenai pola kelakuan manusia, maka yang dimaksud adalah kelakuan dalam arti yang sangat khusus, yaitu kelakuan organisma manusia yang ditentukan oleh naluri , dorongan-dorongan, refleks-refleks atau kelakuan manusia yang tidak lagi dipengaruhi dan ditentukan oleh akalnya dan jiwanya, yaitu kelakuan manusia yang membabi buta.

Dalam bahasa populer istilah kepribadian juga berarti ciri-ciri watak seorang individu yang konsisten yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khusus. Kalau dalam bahasa sehari-hari kita anggap bahwa seorang tertentu mempunyai kepribadian, memang biasanya kita maksudkan ialah bahwa orang tersebut mempunyai ciri watak yang diperlihatkan secara lahir, konsisten dan konsekuen dalam tingkah lakunya sehingga tampak bahwa individu tersebut memiliki identitas khusus yang berbeda dari individu-individu lainnya.


Unsur-unsur Kepribadian

Pengetahuan

Unsur-unsur yang mengisi akal dan alam jiwa seorang manusia yang sadar, secara nyata terkandung dalam otaknya. Dalam lingkungan individu itu ada bermacam-macam hal dialaminya melalui penerimaan pancainderanya serta alat penerima atau reseptor organismanya yang lain sebagai getaran eter (cahaya dan warna), getaran akustik (suara), bau, rasa, sentuhan, tekanan mekanikal (berat ringan). Seluruh proses akal manusia yang sadar (conscious) tadi, dalam ilmu psikologi disebut “persepsi.”

Ada kalanya suatu persepsi, setelah diproyeksikan kembali oleh individu, menjadi suatu penggambaran berfokus tentang lingkungan yang mengandung bagian-bagian yang menyebabkan bahwa individu itu, karena tertarik akan lebih intensif memusatkan akalnya terhadap bagian-bagian khusus tadi. Penggambaran yang lebih intensif tadi dalam ilmu psikologi disebut “pengamatan.”

Dalam usaha pengamatan oleh seorang individu, maka penggambaran tentang lingkungannya tadi ada yang ditambah-tambah dan dibesar-besarkan, ada yang dikurangi serta dikecil-kecilkan pada bagian-bagian tertentu: ada pula yang digabungkan dengan penggambaran-penggambaran lain, menjadi penggambaran yang baru, yang sebenarnya tidak akan pernah ada dalam kenyataan. Penggambaran baru seringkali juga tidak realistik yang dalam ilmu psikologi disebut “Fantasi”.

Kemampuan akal manusia untuk membentuk konsep, serta kemampuan untuk berfantasi sudah tentu sangat penting bagi mahkluk manusia. Ini disebabkan karena tanpa kemampuan akal untuk membentuk konsep dan penggambaran fantasi, terutama konsep dan fantasi yang mempunyai nilai guna dan keindahan, artinya kemampuan akal yang kreatif, maka manusia tidak akan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, dan manusia tidak akan dapat mengkreasikan karya-karya keseniannya.


Seorang individu dapat juga menggabung dan membandingkan bagian-bagian dari suatu penggambaran lain yang sejenis, berdasarkan azas-azas tertentu secara konsisten. Dengan membentuk suatu pengambaran lain yang sejenis, berdasarkan azaz-azaz tertentu secara konsisten. Dengan demikian manusia dapat membuat suatu penggambaran tentang tempat-tempat tertentu di muka bumi ini, bahkan juga di luar bumi ini, padahal ia belum pernah berpengalaman melihat, atau mempersepsikan tempat-tempat tadi. Penggambaran absktrak tadi dalam ilmu-ilmu sosial disebut “konsep.”

Seluruh penggambaran, apersepsi, pengamatan, konsep, dan fantasi tadi merupakan unsur-unsur “pengetahuan” seorang individu yang sadar. Sebaliknya, banyak pengetahuan atau bagian-bagian dari seluruh selama hidupnya itu, seringkali hilang dari alam akal yang sadar atau dalam “kesadaran”, karena berbagai macam sebab yang banyak dipelajari ilmu psikologi, yang disebut alam “bawah sadar” (sub-conscious).

Dalam alam “bawah sadar” tadi banyak pengetahuan individu larut dan terpecah-pecah menjadi bagian-bagian yang seringkali tercampur satu sama lain dengan tidak teratur. Proses itu terjadi karena tidak ada lagi akal sadar dari individu bersangkutan, yang menyusun dan menatanya dengan rapi walaupun terdesak ke alam bawah sadar, namun kadang-kadang bagian-bagian pengetahuan tadi mungkin mungkin muncul lagi di alam kesadaran dari jiwa individu tersebut.

Pengetahuan seorang individu dapat juga terdesak atau dengan sengaja didesak oleh individu itu, karena berbagai alasan yang telah banyak dipelajari oleh ilmu psikologi, ke dalam bagian jiwa manusia di sebut alam “tak sadar” (unconscious). Di sini pengetahuan individu larut dan terpecah-pecah kedalam bagian-bagian yang saling terbaur dan tercampur. Bagian-bagian dari pembauran dan campuran penetahuan seperti itu tadi kadang-kadang dapat muncul kembali. Di dalam ilmu psokologi lebih dalam dipelajari disebut ilmu psiko-analisa, yang dikembangkan seorang psikolog Jerman, yaitu Sigmund Freud.

Ada konsep baru yaitu “perasaan” yang disamping segala macam pengetahuan, rupa-rupanya juga mengisi penuh alam kesadaran manusia pada tiap saat dalam hidupnya. Perasaan adalah suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilainya sebagai keadaan positif atau negatif. Suatu perasaan yang selalu bersifat subyektif karena adanya unsur penilaian, biasanya menimbulkan suatu “kehendak” dalam kesadaran seorang individu. Kehendak itu bisa juga positif dalam artian individu tersebut ingin mendapatkan hal yang dirasakannya sebagai suatu hal yang akan memberikan kenikmatan kepadanya, atau bisa juga negatif, artinya ia hendak menghindari hal yang dirasakannya sebagai hal yang membawa perasaan tidak nikmat kepadanya.

Suatu keinginan dapat juga menjadi lebih besar lagi sehingga menjadi sangat besar. Seorang yang penasaran karena tidak memperoleh sesuatu, yang sudah terlanjur diinginkannya, bisa bernafsu untuk memperolehnya, kalau perlu dengan cara apa saja. Dalam perasaan terhadap sesuatu yang diinginkandengan sangat itu juga akan bertambah sedemikian rupa, sehingga seolah-olah merasa hawa panas, keringatnya keluar lebih banyak dan hatinya berdebar. Suatu perasaan keras itu biasanya di sebut “emosi.”


Dorongan Naluri

Kesadaran manusia menurut para ahli psikologi juga mengandung berbagai perasaan lain yang tidak ditimbulkan karena pengaruh pengetahuannya, melainkan karena sudah terkandung dalam organismanya, dan khususnya dalam gennya sebagai naluri. Kemauan yang sudah merupakan naluri tiap makhluk manusia itu, oleh beberapa ahli psikologi disebut “dorongan” (drive).

Mengenai soal dan macam serta jumlah dorongan naluri yang terkandung dalam naluri manusia itu, ada berbagai perbedaan paham antara para ahli psikologi; namun semua seia sekata bahwa paling sedikit tujuh macam dorongan naluri, yaitu:
1. Dorongan untuk mempertahankan hidup. Dorongan ini memang merupakan kekuatan biologi yang juga ada pada semua makhluk di dunia ini dan yang menyebabkan adanya semua jenis makhluk mampu mempertahankan hidupnya di muka bumi ini.
2. Dorongan sex. Dorongan ini malahan telah menarik perhatian banyak ahli psikologi, dan berbagai teori telah dikembangkan soal ini.
3. Dorongan untuk usaha mencari makan. Dorongan ini tidak perlu dipelajari, dalam sejak bayipun manusia sudah menunjukkan dorongan untuk mencari makan yaitu dengan mencari susu ibunya atau botol susunya..
4. Dorongan untuk bergaul atau berinteraksi dengan sesama manusia. Dorongan ini memang merupakan landasan biologi dari kehidupan masyarakat manusia sebagai makhluk kolektif.
5. Dorongan untuk meniru tingkah laku sesamanya. Dorongan ini merupakan sumber dari adanya beraneka warna kebudayaan di antara makhluk manusia karena adanya dorongan ini manusia mengembangkan adat yang memaksanya berbuat konform dengan manusia sekitarnya.
6. Dorongan untuk berbakti. Dorongan ini mungkin ada dalam naluri manusia, karena manusia merupakan makhluk yang hidup kolektif, sehingga untuk dapat hidup bersama dengan manusia lain secara serasi ia perlu mempunyai suatu landasan biologi untuk mengembangkan rasa altruistik, rasa simpati, rasa cinta dan sebagainya, yang memungkinkannya hidup bersama itu.
7. Dorongan akan keindahan, dalam arti keindahan bentuk, warna, suara, atau gerak.


Aneka Warna Kepribadian

Aneka warna materi yag menjadi isi dalam sasaran dari pengetahuan, perasaan, kehendak, serta keinginan keperibadian serta perbedaan kualitas hubungan antara berbagai unsur keperibadian dalam kesadaran individu, menyebabkan adanya beraneka macam struktur kepribadian pada setiap manusia yang hidup di muka bumi dan menyebabkan bahwa kepribadian tiap individu itu unik berbeda dengan kepribadian individu yang lain.

Adanya kesadaran yang dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini dalam alam jiwa manusia mengandung pikiran-pikiran, gagasan-gagasan, dan perasaan yang dapat dinyataka secra terbuka oleh individu kepada sesamanya, yang dengan mudah dapat diterima dan dijawab pula oleh sesamanya. Simpati, kemarahan, kebencian, rasa puas, rasa senang, kegembiraan sehari-hari, pengetahuan yang dipahami juga oleh umum, adat istiadat sehari-hari, peraturan-peraturan sopan santun dan sebagainya.

Menurut Francis Hsu, makhluk manusia masih memerlukan suatu daerah ini jiwa tambahan untuk memuaskan suatu kebutuhan rohaniah yang bersifat fundamental dalam hidupnya. Hubungan yang berdasarkan cinta dan kemesraan dan juga rasa untuyk bisa berbakti secara penuh dan mutlak, merupakan suatu kebutuhan yang fundamental dalam hidup manusia. Tanpa adanya tokoh-tokoh atau benda-benda kesayangan, tanpa Tuhan, tanpa ide-ide atau ideologi yang dapat jadi sasaran dari rasa bakti yang mutlak yang menempati alam jiwa manusia. Manusia yang tidak mempunyai semuanya itu akan kehilangan mutu hidup, kehilangan arti untuk hidup, dan kehilangan landasan dari rasa keamanan murni dalam hidupnya.

Manifestasi Cinta


Cinta itu diartikan sebagai rasa suka yang mendalam pada sesuatu. Cinta menurut Bahasa Arab disebut Mahabbah. Cinta merupakan tahap tertinggi bagi seorang muslim yang menyelaminya disamping ridha, kerinduan (syauq) dan keintiman (uns)..

"Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain ALLAH; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai ALLAH. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu[106] mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)" { QS. Al-Baqarah : 165 }.

Titik keridhan Muslim tercermin pada keta’atan pada perintahNya dan Tunduk pada aturanNya baik perintah maupun laranganNYA. Hal ini telah terbukti dalam ucapan seorang muslim dalam setiap shalatnya..

‘inna shalati, wa nusuki, wa mah ya ya, wa mamati, lillahi rabbil ‘alamin.. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku, adalah karena Allah Ta’ala

Ayo, Buktikan cintamu!!

Kalau kita mengaku mencintaiNYA
kalau kita mengaku beriman padaNYA..
lantas apa yang telah kita berikan untukNYA??

PENGORBANAN apa yang telah kita lakukan untukNYA??

Sudah ikhlaskah kita menerima setiap ujian yang datang dariNYA??

relakah kita terhadap Qadha dan QadharNYA??

Bagaimana mungkin kita mengatakan cinta padaNYA, sedang begitu berat rasanya kita bangun tuk menemuiNYA dlm sujud di malam-malam yang hening..

Bagaimana mungkin kita mengatakan cinta padaNYA, sedang begitu berat rasanya kita membelajakan harta kita tuk kepentingan umat??

Bagaimana mungkin, dan bagaimana mungkin kita mengaku cinta, kalau amat sedikit kita melakukan untuk Dia yang dicinta.. YA RABB, betapa MALU diri ini, terlalu banyak yang Ia berikan sementara semakin sedikit yang telah kita lakukan untukNYA…


Mari sama-sama luruskan niat kita. Jadikan seluruh aktifitas kita karenaNYA, agar ia bernilai ibadah dan tak sia-sia.. bahkan bagi seorang ayah, mencari nafkah adalah salah satu jihad fisabillillah yang bisa meningkatkan drajat keimanan kita..

Ku memohon dalam sujudku padaMU..
ampunkanlah segala dosa dalam diri,
ku percaya, Engkau bisa meneguhkan..
pendirianku.. keimananku..

Engkau, SATU Cinta, yang selamanya aku cari
Tiada waktu ku tinggalkan demi cintaku kepadamu.
Walau seribu rintangan tlah menghadang dalam diri
Ku teguhkan hati ini.,.
hanya padaMU .. ku pasrahkan

Ya ALLAH, slamatkanlah hamba ini dari segala fatamorgana dunia
Ya ALLAH, Jauhkanlah hamba ini, dari hidup yang sia – sia..
Engkau, SATU Cinta, yang selamanya aku cari
Tiada waktu ku tinggalkan demi Cintaku kepadaMu.
Walau seribu rintangan telah menghadang dalam diri
Ku teguhkan hati ini..

***Hanya padaMU .. ku pasrahkan semua yang terjadi dalam hidupku.. ku teguhkan hati ini hanya padaMU.. tak ingin ku cinta selainMU.. AKU MENCINTAIMU MELEBIHI APAPUN YA RABB dan akan aku buktikan kata-kata itu!!

Ya Muqallibal Qulub, tsabbit Qalbi ‘ala diinika..
Wahai Rabb yang membolak balikkan hati, teguhkanlah hati kami terhadap agamaMu..Amiin Ya Rabb

"ALLAH meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki."
{QS. Ibrahim : 27}

Selasa, 19 Januari 2010

Kata-Kata


Bukan hanya “keindahan cinta” yang dicari setiap insan….tetapi “arti cinta” yang sesungguhnya lah yang selalu didambakan oleh setiap insan………

Jangan katakan selamat tinggal jika kita belum siap meninggalkannya,………………
Jangan menyerah karena cinta, perjuangkanlah, dan jagalah cintamu jika kamu menginginkannya karena jika kamu membiarkannya pergi berarti kamu tidak mencintainya sepenuh hati……….

Manusia yang pernah merasakan sakitnya cinta akan selalu menjaga cintanya……….
Karena…bagi mereka yang tersakiti sangat mengerti bahwa cinta telah merubah hidupnya………….menjadi lebih berarti…..

Hmmm..Seems Like I Fall I Love Again ^_^

Minggu, 29 November 2009

Karunia


Kabut pagi menipis nan memudar. Sinar surya sibakkan cakrawala. Kicau riang Murai menyongsong fajar, canda riang di atas pohon rindang.

Dingin suasana pagi tak ku hiraukan lagi. Nikmati karunia, Rabb semesta alam.

Satukan jiwa yang bersih dengan pikiran jernih. Sejenak pasrahkan diri. Syukur pada ILLAHI.

Cobalah coba gunakan akal rasa segenap iman. Betapa segalanya hanya untuk manusia.

ALLAH Maha Pencipta segala kehidupan. Mari kita bersama bersyukur kepadaNya.

Selasa, 02 Juni 2009

Butterfly Lesson


Suatu hari, muncul celah kecil pada sebuah kepompong, seorang pria duduk dan memperhatikan calon kupu-kupu tersebut berjuang keras selama berjam-jam untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lobang kecil tersebut.

Kemudian, tampaknya usaha tersebut sia-sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang berarti. Seolah-olah terlihat usaha tersebut sudah mencapai satu titik, dimana tidak bisa berkelanjutan. Maka, pria itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu itu.

Dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu. Kemudian kupu-kupu itu keluar dengan sangat mudahnya. Tapi apa yang terjadi? Kupu-kupu itu memiliki tubuh yang tidak sempurna. Tubuhnya kecil dan sayapnya tidak berkembang.

Pria itu tetap memperhatikan dan berharap tidak lama lagi sayap tersebut akan terbuka membesar dan berkembang menjadi kuat untuk dapat mendukung badan kupu-kupu itu sendiri. Semua yang diharapkan pria itu tidak terjadi!!

Kenyataannya, kupu-kupu tersebut malah menghabiskan seluruh hidupnya merayap dengan tubuhnya yang lemah dan sayap yang terlipat. Kupu-kupu tersebut tidak pernah bisa terbang.

Apa yang pria itu lakukan dengan segala kebaikan dan niatnya, dia tidak pernah mengerti bahwa perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu-kupu dari kepompong dengan cara mengeluarkan seluruh cairan dari badannya adalah suatu proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong tersebut, sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh Allah.

Seringkali, perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jika Allah memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal ini akan membuat kita lemah. Kita tidak akan sekuat seperti apa yang kita harapkan, dan tidak akan pernah terbang seperti kupu-kupu itu.

Kita meminta Kekuatan dan Allah memberi kita Kesulitan untuk kita hadapi dan membuat kita menjadi kuat. Kita meminta Kebijaksanaan dan Allah memberikan kita Masalah-masalah yang harus kita pecahkan. Kita meminta Kemakmuran dan Allah memberikan Otak dan Kekuatan untuk bekerja. Kita meminta Keberanian dan Allah memberi kita Rintangan untuk dihadapi. Kita meminta Cinta dan Allah memberikan Orang-orang yang Dalam Kesulitan Untuk Kita Bantu. Kita meminta Pertolongan dan Allah memberi Kita Kesempatan.

”Kita Tidak Menerima Apa yang Kita Inginkan Tapi Kita Menerima Apa Yang Kita Butuhkan”.

Jalanilah hidup tanpa kekakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu!!!.

Visi Katak Kecil


Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil yang menggelar lomba lari. Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi. Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta. Perlombaan dimulai...Secara jujur: tak satupun penonton yang benar-benar percaya bahwa katak-katak kecil akan bisa mencapai puncak menara. Terdengar suara: "Oh, Jalannya Terlalu Sulitt!!! Mereka Tidak Akan Pernah Sampai Ke Puncak". Atau "Tidak Ada Kesempatan Untuk Berhasil...Menaranya Terlalu Tinggi...!!!Katak-katak kecil mulai berjatuhan satu persatu. Kecuali mereka yang tetap bersemangat menaiki menara perlahan-lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..Penontonpun terus bersorak: "Terlalu Sulit!!!Tak Seekorpun Akan Berhasil!!!Lebih banyak lagi katak kecil yang lelah dan menyerah...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi..Dia Tidak Akan Menyerah!!!!Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras menjadi satu-satunya yang mencapai puncak!!Semua katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini melakukannya? Salah satu peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan??? Ternyata katak yang menjadin pemenang itu "TULI".

Kata bijak dari cerita adalah Jangan Pernah Mendengarkan Orang Lain Yang Mempunyai Kecendrungan Negatif ataupun Pesimis, Karena Mereka Mengambil Sebagian Besar Mimpimu dan Menjauhkannya Darimu. Selalu pikirkan kata-kata bertuah yang ada. Karena segala sesuatu yang di dengar dan dibaca bisa mempengaruhi perlaku!!! Karena Itu Tetaplah Selalu POSITIF!!!! dan yang penting Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tidak bisa menggapai cita-citamu!!! Selalu berfikirlah I CAN DO THIS!!!!!

Rabu, 18 Maret 2009

Refleksi dan Tindakan


Perbedaan antara negara berkembang (miskin) dan negara maju (kaya) tidak tergantung pada umur negara itu. Contohnya negara India dan Mesir, yang umurnya lebih dari 2000 tahun, tetapi mereka tetap terbelakang (miskin).

Di sisi lain, Singapura, Kanada, Australia dan New Zealand, negara yang umurnya kurang dari 150 tahun dalam membangun, saat ini mereka adalah bagian dari negara maju di dunia dan penduduknya tidak lagi miskin.

Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin. Jepang mempunyai area yang sangat terbatas. Datarannya, 80 % berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian dan peternakan. Tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia. Jepang laksana suatu negara di dunia dan mengekspor barang jadinya.

Swiss tidak mempunyai perkebunan coklat tetapi sebagai negara pembuat coklat terbaik dunia. Negar Swiss sangat kecil, hanya 11 % datarannya yang bisa ditanami. Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik (Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia). Swiss juga tidak mempunyai reputasi dalam keamanan, integritas dan ketertiban, tetapi saat ini bank-bank di Swiss menjadi bank yang sangat disukai di dunia.

Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan.

Ras atau warna kulit juga bukan faktor penting. Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju/kaya di Eropa. Lalu apa perbedaannya? Perbedaannya adalah pada sikap/prilaku masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjaang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan.

Berdasarkan analisis atas prilaku masyarakat di negara maju, tenyata mayoritas di penduduknya sehari-hari mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut:
1. Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kejujuran dan Integritas
3. Bertanggungjawab
4. Hormat pada aturan dan hukum masyarakat
5. Hormat pada hak orang/warga lain.
6. Cinta pada pekerjaan
7. Berusaha keras untuk menabung dan investasi
8. Mau bekerja keras
9. Tepat waktu

Di negara terbelakang/miskin/berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut. Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang Sumber Daya Alam atau karena alam yang kejam pada kita, kita terbelakang/lemah/miskin karena prilaku kita yang kurang/tidak baik.

Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi dan negara.

Kita harus mulai dari mana saja, kita ingin BERUBAH dan BERTINDAK!! Dan Perubahan dimulai DARI DIRI KITA!!!!

Selasa, 06 Januari 2009

Keutamaan Puasa Tasu’a dan ‘Asyura [9 & 10 Muharram]



Bismillah…
Hari ‘Asyura di depan mata. Siapkan ilmu untuk mengahadapinya. Jangan seperti Syiah Rafidhah atau Sufiyah! Jadilah Anda seorang muslim pejuang sunnah an-nabawiyah. Selamat menyimak, semoga Allah mudahkan kita tuk mengamalkannya…
Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

[Di dalam kitab beliau Riyadhus Shalihin, Al-Imam An-Nawawi -rahimahullah- membawakan tiga buah hadits yang berkenaan dengan puasa sunnah pada bulan Muharram, yaitu puasa hari Asyura / Asyuro (10 Muharram) dan Tasu’a (9 Muharram)]
Hadits yang Pertama

عن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم صام يوم عاشوراء وأمر بصيامه. مُتَّفّقٌ عَلَيهِ

Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma-, “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan untuk berpuasa padanya”. (Muttafaqun ‘Alaihi).
Hadits yang Kedua

عن أبي قتادة رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم سئل عن صيام يوم عاشوراء فقال: ((يكفر السنة الماضية)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.

Dari Abu Qatadah -radhiyallahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura. Beliau menjawab, “(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu”. (HR. Muslim)
Hadits yang Ketiga

وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ
.
Dari Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa pada hari ‘Asyura, beliau menjawab, ‘Menghapuskan dosa setahun yang lalu’, ini pahalanya lebih sedikit daripada puasa Arafah (yakni menghapuskan dosa setahun sebelum serta sesudahnya –pent). Bersamaan dengan hal tersebut, selayaknya seorang berpuasa ‘Asyura (10 Muharram) disertai dengan (sebelumnya, ed.) Tasu’a (9 Muharram). Hal ini karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada yang kesembilan’, maksudnya berpuasa pula pada hari Tasu’a.
Penjelasan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk berpuasa pada hari sebelum maupun setelah ‘Asyura [1] dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi karena hari ‘Asyura –yaitu 10 Muharram- adalah hari di mana Allah selamatkan Musa dan kaumnya, dan menenggelamkan Fir’aun dan para pengikutnya. Dahulu orang-orang Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai syukur mereka kepada Allah atas nikmat yang agung tersebut. Allah telah memenangkan tentara-tentaranya dan mengalahkan tentara-tentara syaithan, menyelamatkan Musa dan kaumnya serta membinasakan Fir’aun dan para pengikutnya. Ini merupakan nikmat yang besar.
Oleh karena itu, setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tinggal di Madinah, beliau melihat bahwa orang-orang Yahudi berpuasa pada hari ‘Asyura [2]. Beliau pun bertanya kepada mereka tentang hal tersebut. Maka orang-orang Yahudi tersebut menjawab, “Hari ini adalah hari di mana Allah telah menyelamatkan Musa dan kaumnya, serta celakanya Fir’aun serta pengikutnya. Maka dari itu kami berpuasa sebagai rasa syukur kepada Allah”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”.
Kenapa Rasulullah mengucapkan hal tersebut? Karena Nabi dan orang–orang yang bersama beliau adalah orang-orang yang lebih berhak terhadap para nabi yang terdahulu. Allah berfirman,

إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَهَذَا النَّبِيُّ وَالَّذِينَ آَمَنُوا وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ

“Sesungguhnya orang yang paling berhak dengan Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman, dan Allah-lah pelindung semua orang-orang yang beriman”. (Ali Imran: 68)
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling berhak terhadap Nabi Musa daripada orang-orang Yahudi tersebut, dikarenakan mereka kafir terhadap Nabi Musa, Nabi Isa dan Muhammad. Maka beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa ‘Asyura dan memerintahkan manusia untuk berpuasa pula pada hari tersebut. Beliau juga memerintahkan untuk menyelisihi Yahudi yang hanya berpuasa pada hari ‘Asyura, dengan berpuasa pada hari kesembilan atau hari kesebelas beriringan dengan puasa pada hari kesepuluh (’Asyura), atau ketiga-tiganya. [3]
Oleh karena itu sebagian ulama seperti Ibnul Qayyim dan yang selain beliau menyebutkan bahwa puasa ‘Asyura terbagi menjadi tiga keadaan:
1. Berpuasa pada hari ‘Asyura dan Tasu’ah (9 Muharram), ini yang paling afdhal.
2. Berpuasa pada hari ‘Asyura dan tanggal 11 Muharram, ini kurang pahalanya daripada yang pertama. [4]
3. Berpuasa pada hari ‘Asyura saja, sebagian ulama memakruhkannya karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk menyelisihi Yahudi, namun sebagian ulama yang lain memberi keringanan (tidak menganggapnya makhruh). [5]
Wallahu a’lam bish shawab.
(Sumber: Syarh Riyadhis Shalihin karya Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin terbitan Darus Salam – Mesir, diterjemahkan Abu Umar Urwah Al-Bankawy, muraja’ah dan catatan kaki: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Rifai)
CATATAN KAKI:
[1] Adapun hadits yang menyebutkan perintah untuk berpuasa setelahnya (11 Asyura’) adalah dha’if (lemah). Hadits tersebut berbunyi:

صوموا يوم عاشوراء و خالفوا فيه اليهود صوموا قبله يوما و بعده يوما . -

“Puasalah kalian hari ‘Asyura dan selisihilah orang-orang yahudi padanya (maka) puasalah sehari sebelumnya dan sehari setelahnya. (HR. Ahmad dan Al Baihaqy. Didhaifkan oleh As Syaikh Al-Albany di Dha’iful Jami’ hadits no. 3506)
Dan berkata As Syaikh Al Albany – Rahimahullah- di Silsilah Ad Dha’ifah Wal Maudhu’ah IX/288 No. Hadits 4297: Penyebutan sehari setelahnya (hari ke sebelas. pent) adalah mungkar, menyelisihi hadits Ibnu Abbas yang shahih dengan lafadz:

“لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع” .

“Jika aku hidup sampai tahun depan tentu aku akan puasa hari kesembilan”
Lihat juga kitab Zaadul Ma’ad 2/66 cet. Muassasah Ar-Risalah Th. 1423 H. dengan tahqiq Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arna’uth.

لئن بقيت لآمرن بصيام يوم قبله أو يوم بعده . يوم عاشوراء) .-

“Kalau aku masih hidup niscaya aku perintahkan puasa sehari sebelumnya (hari Asyura) atau sehari sesudahnya” ((HR. Al Baihaqy, Berkata Al Albany di As-Silsilah Ad-Dha’ifah Wal Maudhu’ah IX/288 No. Hadits 4297: Ini adalah hadits mungkar dengan lafadz lengkap tersebut.))
[2] Padanya terdapat dalil yang menunjukkan bahwa penetapan waktu pada umat terdahulu pun menggunakan bulan-bulan qamariyyah (Muharram s/d Dzulhijjah, Pent.) bukan dengan bulan-bulan ala Eropa (Jan s/d Des). Karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan bahwa hari ke sepuluh dari Muharram adalah hari di mana Allah membinasakan Fir’aun dan pengikutnya dan menyelamatkan Musa dan pengikutnya. (Syarhul Mumthi’ VI.)
[3] Untuk puasa di hari kesebelas haditsnya adalah dha’if (lihat no. 1) maka – Wallaahu a’lam – cukup puasa hari ke 9 bersama hari ke 10 (ini yang afdhal) atau ke 10 saja.
Asy-Syaikh Salim Bin Ied Al Hilaly mengatakan bahwa, “Sebagian ahlu ilmu berpendapat bahwa menyelisihi orang Yahudi terjadi dengan puasa sebelumnya atau sesudahnya. Mereka berdalil dengan hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam,

صوموا يوم عاشوراء و خالفوا فيه اليهود صوموا قبله يوما أو بعده يوما .

“Puasalah kalian hari ‘Asyura dan selisihilah orang-orang Yahudi padanya (maka) puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya”.
Ini adalah pendapat yang lemah, karena bersandar dengan hadits yang lemah tersebut yang pada sanadnya terdapat Ibnu Abi Laila dan ia adalah jelek hafalannya.” (Bahjatun Nadhirin Syarah Riyadhus Shalihin II/385. cet. IV. Th. 1423 H Dar Ibnu Jauzi)
[4] (lihat no. 3)
[5] Asy-Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan,

والراجح أنه لا يكره إفراد عاشوراء.

Dan yang rajih adalah bahwa tidak dimakruhkan berpuasa ‘Asyura saja. (Syarhul Mumthi’ VI)
Wallaahu a’lam.

Posted by: Januari 3, 2009
In: Al-Quran Al-Karim

Senin, 05 Januari 2009

Agar Mudah Dicintai


Orang yang dicintai adalah pribadi yang disenangi, dirindukan, dan membuat orang lain
bahagia saat berada di dekatnya. Sifat-sifat baik ini akan membuat orang lain menyayangi
Anda.

Positif
Dalam buku fenomenal The Secret, Rhonda Byrne menyatakan bahwa segala hal baik berawal dari sikap positif. Mulai dari berprasangka baik kepada orang lain hingga selalu melihat berbagai hal dari sisi positifnya. Sikap positif tersebut akan memancar bagai daya tarik magnet dan menarik orang-orang di sekeliling Anda untuk mendekat.

Ceria
Berada di dekat orang yang memiliki sifat periang bisa membuat kita melupakan sejenak beban masalah yang sedang mendera. Tak heran, di berbagai pesta dan ajang kumpul-kumpul, kehadiran si penceria suasana pasti selalu dinanti. Cari saja orang yang paling
sering tertawa dan melontarkan joke segar bagi orang-orang di sekelilingnya. Tahukah Anda kala tersenyum, tubuh memproduksi hormon yang bisa membuat perasaan senang.
Jadi, rajin-rajinlah tersenyum untuk memunculkan perasaan ceria.

Ramah
Sikap ramah adalah lawannya jutek. Ketika bertemu dengan orang-orang baru, mereka yang memiliki pembawaan ramah tak akan ragu untuk tersenyum ataupun menyapa. Sikap ramah bisa mendatangkan kesan positif karena akan membuat orang yang berhadapan
dengan Anda merasa diterima dan dihargai. Jangan ragu untuk mengawali interaksi dengan orang lain. Mulailah berlatih dengan mempersering frekuensi berbicara langsung ataupun lewat telepon dengan orang lain.

Ringan Tangan
A friend in need is a friend indeed, kualitas seorang teman salah satunya bisa dinilai dari kehadiran dalam kondisi sulit serta kesediaan untuk membantu. Mulai dari bantuan kecil semacam menitipkan salam kepada si ganteng di divisi sebelah, sampai pertolongan besar seperti mengurus persiapan pesta pernikahan. Jangan tunggu diminta untuk mengulurkan tangan kepada orang yang membutuhkan. Jika berada dalam posisi tersebut, Anda tentu senang kalau ada yang menawarkan bantuan.

Rendah Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi, makin menunduk.

Percaya Diri
Orang yang punya percaya diri tinggi biasanya selalu merasa nyaman dan tak pernah merasa terancam dengan situasi atau orang-orang di sekitarnya. Makanya, aura tenang akan terpancar dari dirinya sehingga mampu menarik perhatian sekeliling. Di dunia ini tak satu orang pun yang memiliki sifat serupa dengan yang lain. Jadi, jangan ragu untuk
menampilkan keunikan diri Anda, selama itu tidak sampai merugikan orang lain.

Pemaaf
Dendam dan iri hati adalah salah satu ciri penyakit hati kronis yang paling sering datang menyerang. Selain mencemari hubungan, penyakit ini juga bisa membuat perasaan Anda tidak nyaman. Karenanya, seseorang yang lapang hati akan selalu merasa bahagia. Mereka
pun dicintai orang lain karena menularkan kebahagiaan tersebut ke sekelilingnya. To forgive is to forget. Jangan hanya mengangguk ketika menerima permintaan maaf dari orang lain. Yang lebih penting, Anda menghapus kesalahan tersebut dari benak dan hati.

Jujur
Kata orang, harga kejujuran lebih mahal daripada emas. Coba bayangkan bila Anda punya teman yang hobi bohong. Selain bisa bikin salah paham, kebohongan juga amat bisa merugikan orang lain. Ingat para koruptor yang telah mengambil uang negara, kan?
Makanya, jangan heran bila orang jujur dicintai semua orang. Biasakan berkata dan berlaku jujur dalam berbagai kesempatan. Orang lain mungkin mudah dikibuli, tapi Anda tak mungkin bisa membohongi diri sendiri, bukan?

Pemberani
Orang pemberani adalah mereka yang tidak takut menyuarakan isi hatinya. Mereka juga tidak gentar mengambil posisi sebagai minoritas, asalkan hal itu sesuai dengan prinsipnya. Biasanya, mereka yang memiliki sifat seperti ini paling sering menjadi sumber
inspirasi bagi orang lain untuk berani tampil beda. Jadi jangan pernah takut berbicara karena tak ingin menjadi berbeda.

Adil
Sikap adil berarti tidak pandang bulu dan pantang membeda-bedakan orang lain berdasarkan kategori apa pun. Orang macam ini tak pandang status dan tidak pilih-pilih dalam berteman. Bos seperti ini juga dicintai anak buah karena tidak pilih kasih dalam menilai bawahan. Tak heran bila banyak orang merasa nyaman berada di dekatnya. Untuk
bisa bersikap adil, belajarlah mengamati peristiwa dari berbagai sudut pandang. Dengan begitu, penilaian Anda tidak akan condong pada satu sisi saja.

Kamis, 11 Desember 2008

Advise


Orang Muslim itu saudara Muslim yang lain; Tidak Menzaliminya,
tidak meremehkannya dan menghinakannya
Setiap Muslim atas Muslim yang lain Haram darah,
harta dan kehormatannya (HR. Muslim)

Allah Ta'ala berfirman yang artinya," Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka menyembahKu"(QS.Adz-Dzariyat:56)

Barangsiapa yang memelihara(shalat), maka baginya cahaya,
petunjuk dan keselamatan pada hari kiamat
dan barangsiapa yang tidak memeliharanya
maka tidak ada baginya cahaya, petunjuk dan keselamatan(HR.Ahmad)

Nabi bersabda, "Setiap hamba akan dibangkitkan (dari kuburnya)
menurut keadaannya diwaktu dia mati"(HR. Muslim)

"Cinta itu diawali dengan wajah berseri-seri,
kasih sayang dan memenuhi kebutuhan manusia" (Abu Ja'far Shubhan)

Tidaklah seorang Muslim ditimpa rasa lelah, musibah, kesedihan, dukacita,
kegalauan hingga duri yang menusuknya,
kecuali Allah akan menghapuskan kesalahannya (Muttafaq Alaih)

Barang siapa yang menemui Allah dengan membawa amalan shalat lima waktu
dan tidak menyia-nyiakannya karena menganggapnya remeh, maka baginya janji Allah
untuk memasukkannya ke dalam Syurga(HR.Nasa'i)

Nabi bersabda, "Sesungguhnya kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan itu menghantarkan ke Syurga..."(HR.Al Bukhari)

If You’re Not The One


If you’re not the one then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call?
If you are not mine would I have the strength to stand at all

I never know what the future brings
But I know you are here with me now
We’ll make it through
And I hope you are the one I share my life with

I don’t want to run away but I can’t take it I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I don’t need you then why am I crying on my bed
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
If you’re not for me then why do I dream of you as my wife?

I don’t know why you’re so far away
But I know that it much is true
We’ll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I’m praying you’re the one I build my home with
I hope I love you all my life

‘Couse I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
‘Couse I love you whether its wrong or right
And trough I cant be with you to night
You know my heart is by your side

Main Point:Nice Song, Romantisssssss...

11 REASONS WHY WOMEN FIND IT HARD TO FiND THE MAN OF THEiR DREAM......

(11 alasan kenapa perempuan mendapatkan kesukaran dalam menemukan pangeran impiannya)

1. Nice men are ugly. (Lelaki yang baik ko' jelek ya..)

2. Handsome men are not nice. (Lelaki yang ganteng ko' ga baik ya..)

3. Handsome and nice men are gay. (Lelaki yang ganteng dan baik, ko' gay yaa...)

4. Handsome, nice and heterosexual men are married. (Lelaki yang ganteng, baik dan ga gay, ko' udah merit yaaa..)

5. Men who are not so handsome, but nice, have no money. (Lelaki yang nggak terlalu ganteng, tapi baik hati, ko' ga punya uang yaa..)

6. Men who are not so handsome, but nice n with money, think we are only after their money. ( Lelaki yang nggak terlalu ganteng, tapi baik hati dan punya duit, ko mikirnya kita ngejar duitnya..... .)

7. Handsome men without money are after our money. (Lelaki yang ganteng tapi nggak punya uang, ko malah morotin..... )

8. Handsome men, who are not so nice and somewhat heterosexual, don't think we are beautiful enough. ( Lelaki ganteng, yang nggak terlalu baik dan kayaknya ga gay, berpikir kita nggak cukup cantik buat dia......)

9. Men who think we are beautiful, that are heterosexual, somewhat nice and have money, are cowards. (Lelaki yang berpikir kita itu cantik, dan dia ga gay, sepertinya baik hati dan punya duit, rata-rata pengecut deh)

10. Somewhat handsome man, kinda nice and have some money, and thank God heterosexual, are shy and NEVER MAKE THE FIRST MOVE!!!! (Lelaki yang rada ganteng, kayaknya baik hati dan punya uang, dan ga gay, rata2 pemalu dan ga pernah melakukan pendekatan pertama!!!!! !!)

11. Men who never make the first move, automatically lose interest in us when we take the initiative. NOW, WHO THE HELL UNDERSTANDS MEN? (Lelaki yang ga pernah melakukan pendekatan pertama, otomatis akan kehilangan ketertarikan kepada kita ketika kita melakukan pendekatan ke dia. Jadinya..., siapa nih yang bener2 ngerti lelaki?)

"Men are like a fine wine.They all start out like grapes, and it's our job to stomp on them and keep them in the dark until they mature into something you'd like to have dinner with." (Lelaki itu seperti minuman anggur yang baik. Mereka mulai dari buah anggur dan adalah pekerjaan kita, para wanita, untuk menginjak-injaknya dan menyimpan mereka di dalam kegelapan sampai mereka matang dan berubah menjadi sesuatu yang menarik sehingga kita ingin makan malam bersamanya)

Jumat, 07 November 2008

IQ, EQ dan SQ

Manusia adalah makhluk dua dimensi yang membutuhkan penyelarasan kebutuhan akan kepentingan jasmani dan rohani. Oleh sebab itu, manusia harus memiliki konsep duniawi/kepekaan emosi serta intelegensi yang baik (EQ plus IQ) dan penting pula penguasaan ruhiah vertikal/Spritual Quetient (SQ)

Kecerdasan otak (IQ) berperan sebatas syarat minim/meraih keberhasilan, namun kecerdasan emosilah sesungguhnya mengantarkan seseorang menuju puncak prestasi

Senin, 20 Oktober 2008

Cinta


Ketika kita mencintai, cintailah seseorang itu apa adanya, bukan setelah orang itu mengalami perubahan sesuai keinginan kita. Karena jika kita mencintai setelah terjadi perubahan sesuai keinginan kita, maka itu bukanlah cinta tetapi itu perjanjian, dan dalam cinta tidak ada perjanjian

Mencintai seseorang pada hakikatnya adalah menginginkan kebahagiaannya, ketika seseorang yang kita cintai bahagia, maka kita akan turut merasakan kebahagiaannya


Menyakitkan memang mencintai tetapi tidak bisa merasakan dicintai, tetapi bagaimanapun Allah mengetahui mana yang terbaik untuk kita. "Apa yang terbaik menurut kita belum tentu yang terbaik menurut Allah, dan apa yang buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah"
-----------
Risalah Cinta:

Ketika kau masih bertemu pagi
dan putuskan diri untuk berdiri menghadapi berjuang dengan hati di jalan Illahi
Maka saat itu kau telah mengakhiri hari dengan satu lagi kemenangan sejati.

Setiap hari cinta harus ditumbuhkan dengan berbagai cara. Cinta harus tumbuh menembus semua rintangan. Kuncup-kuncupnya tak boleh merekah semua seketika kemudian layu. Ranting dan pokoknya harus kuat menjulang. Cinta harus ditumbuhkan sepanjang usia dengan bunga-bunganya yang bertaburan di sepanjang jalan kesetiaan. Jalan yang ditapaki dengan riang di bumi dan semoga kelak mempertemukan kita kembali padaNya di Syurga.

----------
Badai Cinta menerjang keangkuhanku
Kenapa sekarang Cinta melandaku disaat aku ingin jauhi itu
Kedatangannya tidak tepat, tapi itulah Cinta...hhhh
---------

Awal yang terpernah terpikirkan
Berakhirkah dengan segala rasa??
Ku ingin lari kelautan luas
Ku gapai gelombang airmu yang hempaskan ku jauh tinggalkan semua

Kenapa ini terjadi padaku
Senjanya hatiku membalut rembulan jiwaku??
Ku tak tahu awalnya dimana
Dan apakah ada awalnya??
Tak ada yang mengatakan dan ku tak tahu siapa yang akan mengatakan

Biarkan cacian memujiku, mengagungkanku atas apa yang terjadi
Tapi yang ku tahu suatu saat
Akan ada waktu untuk mengatakannya
Dan aku juga tahu awalnya dimana
Hanya menunggu waktu dan takdirku

Semua akan terjawab dengan segala sikap dan rasa yang ada
Tidak sekarang tapi entah kapan itu terjadi
------------------
Untuk Para Pencinta

Apa yang kau ketahui
Bila seorang pecinta merindukan kekasihnya
Bila seorang pelaut merindukan debur ombak, camar laut
Dan angin Tenggara yang menerpa wajahnya

Bila saja manusia tidak buta
Mereka akan melihat wajah memelas para pecinta
Yang merindukan kekasihnya

Bila saja manusia tidak tuli
Mereka akan mendengar teriakan lirih para pecinta
Yang melantunkan senadung kerinduannya

Apa saja yang ketahui
Bila saja seorang pecinta merindui kekasihnya
Bila seorang petarung merindukan ayunan pedang, derap kuda
Dan darah yang mengucur dari tubuh lawannya

Bila saja manusia mampu berbicara
Mereka akan bercerita tentang pecinta yang merindukan kekasihnya
Tentang bagaimana ia menderita untuk kekasihnya
Tentang dunia yang bersujud di sudut kakinya untuk mengharapkan cintanya
Tentang langit yang menangis mendengar ratapannya

Bila saja manusia mampu merasa
Mereka akan tahu sulitnya menjadi pecinta
Yang senantiasa merindukan kekasihnya

Hati dan Hati Nurani

Hati itu laksana cermin, jernih atau buramnnya cermin itu dipengaruhi oleh diri, perilaku, lingkungan dan perbuatan
Maka cermin ingin berkilau, hendaklah selalu dibersihkan
Begitulah kejernihan hati kita tercipta

Sesungguhnya Allah mempunyai wadah di bumiNya yaitu berbagai hati
Maka wadah yang paling disukai oleh Allah adalah yang paling lunak, paling bersih dan paling kuat.
Yang paling kuat dalam agama, paling bersih dalam keyakinan, paling lunak kepada saudara-saudaranya (Iman Ali)

Hati nurani begitu kuat dalam pertahanannya, bahkan ketika cahaya begitu redup sehingga tak lagi terlihat pancarannya, ia tetap sadar dan waspada dan bahkan pada saat cahayanya hanya dapat ditangkap dengan susah payah, ia tetap saja masih dapat, dengan serta merta menyala kembali dengan pancarannya yang menyilaukan mata (Henry Baruk)

Bulan dan Bintang

Di suatu malam yang indah, bulan dan bintang saling berbicara..Bulan dengan ramahnya dia seketika berkata "Bintang temani aku ters di malam-malam dunia ya", dan si Bintang menjawab "Ya Bulan, aku akan terus menemanimu, kita berdua akan terus memberikan cahaya kita pada setiap malam-malam dunia". Dan Bulan dan Bintang pun selalu dengan setia menerangi malam-malam dunia. Cahayanya yang sama-sama gemerlapnya untuk menerangi dunia.

Namun, suatu malam Bulan tertutup awan, Bintang sedih mencari keberadaan Bulan, dan Bintang menangisi kenapa malamnya tidak ditemani Bulan dan si Bintang tetap setia menanti sang Bulan...dan ketika bulan kembali Bintang kembali ceria dan kembali ikut menerangi malam-malam dunia....

Akankah kita bisa seperti Bulan dan Bintang yang selalu setia?? saling setia dan saling menerangi malam-malam dunia dengan cahayanya. Allah menjadikan kita manusia sebagai makhluk yang sempurna yang mempunyai hati dan akal, dengan hati dan akal itu kita bisa berbagi ke sesama, karena banyak orang di luar sana membutuhkan hati dan akal pikiran kita, dan kita juga membutuhkan cahaya-cahaya itu untukdiri kita juga, saling membutuhkan itulah sebenarnya kita sebagai manusia dengan saling membutuhkan, kita akan saling melengkapi seperti Bulan dan Bintang tadi. Di malam hari jika kita melihat Bulan tanpa Bintang akan serasa gelap seperti akan turun hujan, begitu juga sebaliknya Bintang tanpa Bulan, malam akan kurang terang karena akan menutupi sinar dari bulan yang begitu gemerlapnya. Jadilah seperti Bulan dan Bintang yang selalu setia dan bercahaya.

---------------


Bulan menerangi malam-malamku
Malamku yang gelap tak bercahaya..

Tapi kini kenapa hatiku tak segemerlap dulu???
Apakah karena Bulan tak lagi memberikan cahayanya untuk aku??

Asa dikembangkan di perahu hatiku
pergi berlayar menemukan tambatannya
Tapi tak kunjung jua berlabuh di pantai hatiku

Apakah aku hanya jadi sandaran di hati yang kusut terbawa angin lalu???
Tanpa bisa aku meraih asa dan cahaya bulanku??

Mungkinkah kau mengerti aku
Bahwa aku ingin memiliki cahaya Bulanmu lagi dan selamanya

Rabu, 15 Oktober 2008

Syukur


Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS Ibrahim 14: 7) Betapa besar jasa Allah kepada manusia ini sehingga tidak mungkin ada seorangpun yang mampu membalasnya. Dalam penciptaan dunia ini terdapat tanda kebesaran dan kemurahan Allah kepada hamba-Nya. Jagad raya yang demikian besar yang berisi trilyunan bintang dan planet ini tidak ada yang bisa mengendalikan geraknya kecuali Allah. Maha Agung Allah SWT yang telah menciptakan jagad raya yang demikian besar. Subhanallah. Manusia yang sangat kecil dan lemah ini sebenarnya bagaikan sebutir pasir di padang Sahara. Kecil dan tidak bermakna di hadapan-Nya. Betapa murahnya Allah SWT yang maha perkasa namun senantiasa setia memelihara kita manusia di tengah trilyunan makhluk lain yang ada di dunia. Betapa sabarnya Allah yang senantiasa memaafkan dan memberikan kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki diri kepada hambanya yang berbuat salah dan dosa. Ampunan dan kasih sayang Allah kepada manusia sangat luar biasa, sehingga Allah berfirman kepada hamba-Nya yang melampaui batas supaya jangan berputus asa dari rahmat-Nya (QS Az Zumar 39: 53).

Bumi yang kita tempati ini diciptakan Allah dalam waktu lebih dari 4 milyar tahun. Bayangkan, Allah telah menginfakkan waktu 4 milyar tahun lebih untuk menyediakan tempat untuk berpijak bagi kita. Bahkan Allah masih tetap akan memeliharanya dalam waktu yang sangat panjang. Sebuah jasa besar yang amat sangat patut untuk disyukuri, meskipun pada hakekatnya tidak ada manusia yang mampu membalas jasa-Nya. Apapun yang diperbuat manusia yang hanya berusia sekitar 60-70 tahun ini tidak akan mampu mangimbangi apa yang telah diperbuat Allah untuk manusia. Namun demikian Allah berjanji untuk memberikan sorga yang penuh kenikmatan dan kekal selama-lamanya kepada orang-orang yang beriman dan beramal shaleh (QS Al Baqarah 2: 25), meskipun usianya sangat pendek. Subhanallah. Di dunia ini terdapat begitu banyak binatang buas, binatang berbisa, binatang berukuran besar yang selalu siap memangsa manusia. Di bumi terdapat berbagai macam tanaman beracun yang siap membunuh manusia setiap saat. Begitu pula terdapat berbagai macam bakteri, amuba, dan virus yang setiap saat mengancam nyawa manusia. Tetapi ternyata Allah SWT memfasilitasi dengan akal, panca indra, dan sistem kekebalan tubuh yang dapat mereka manfaatkan untuk survive. Setiap saat berbagai macam penyakit baru muncul, tetapi manusia selalu mampu mengatasinya, sehingga terbebas dari kepunahan. Allah yang maha bijaksana lagi maha mengetahui benar-benar faham akan kebutuhan manusia untuk bisa bertahan hidup di dunia. Subhanallah. Alam terbuka ini kadang jinak dan bersahabat, tetapi kadang liar tidka terkendali. Gempa bumi, tsunami, angin topan, badai, tanah longsor, gunung meletus, cuaca buruk mengancam manusia setiap saat.

Ketika bencana alam tiba secara alami manusia tidak bisa berbuat apa-apa kecuali lari menyelamatkan diri. Namun demikian karena kecerdasan akal yang diberikan Allah, mereka mampu menghindarkan diri dari kepunahan karena bencana Allah. Peringatan dini akan kedatangan tsunami mereka buat. Rumah tahan gempa mereka ciptakan. Sistem peresapan air dan talud penahan banjir mereka mereka bangun. Konstruksi bangunan tahan badai mereka bikin. Alat deteksi getaran gunung berapi mereka pasang di daerah-daerah rawan letusan. Bungker-bungker bawah tanah untuk perlindungan bencana mereka cipakan. Manusia sangat kreatif karena memiliki akal. Suhanallah. Maha benar Allah, dengan segala grand strategy-Nya dalam membangun dunia, yang telah memenangkan manusia karena akalnya dalam berkompetisi melawan malaikat (QS Al Baqarah 2: 31-34).

Dengan telinga manusia mendengar, dengan akal manusia manusia dapat menciptakan alat untuk meningkatkan sensitivitas dalam mendengar. Bahan apa yang mereka dengar disini dapat mereka kirimkan dan didengar orang lain di seluruh penjuru dunia dengan sistem telekomunikasi yang canggih. Dengan mata manusia dapat melihat, tetapi dengan akal manusia dapt meningkatka jangkauan penglihatan mereka. Pesawat tempur yang terbang sejauh 300km pun dapat mereka lihat dengan radar. Pesawat angkasa, planet, dan bintang dapat pula mereka amati dengan menggunakan teropong bintang. Subhanallah. Begitu besar nikmat yang Allah limpahkan bagi manusia yang hidup di dunia ini, lalu mengapa sebagian besar dari mereka tidak bersyukur? Padahal Allah berjanji untuk menambah nikmat bagi orang yang bersyukur, sekaligus mengancam orang yang kufur dengan adzab-Nya yang pedih (QS Ibrahim 14: 7).

Belum lagi nikmat Allah yang berupa tauhid. Dengan tauhid manusia terbebas dari berbagai perbudakan duniawi. Dengan tauhid manusia benar-benar bebas dari rasa takut kepada segala macam makhluk di dunia ini. Dengan tauhid manusia tangguh menghadapi berbagai kesulitan hidup. Dengan tauhid menusia mempunyai daya tahan yang prima dalam menghadapi godaan, rintangan, dan tantangan. Dengan tauhid manusia mempunyai daya juang yang dahsyat untuk menegakkan kebenaran. Dengan taauhid manusia mempunyai daya dobrak yang luar biasa dalam menghancurkan kebatilan. Subhanallah. Begitu hebatnya manusia dengan tauhid. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS Ar Rahman 55: 13). Dengan segala karunia Allah yang berlimpah itu, tidak patut bagi kita untuk tidak bersyukur kepada-Nya. Semoga Allah memilih kita untuk menjadi hamba-Nya yang pandai bersyukur.
Sumber naskah : majelis tafsir Al-Qur'an