Rabu, 28 Juli 2010

Agar Bidadari Cemburu Padamu


Wanita..
Bukan dari tulang ubun ia dicipta..
Karna berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja,tak juga dari tulang kaki..
karna nista membuatnya di injak dan di perbudak,tapi..dari tulang rusuk bagian kiri..dekat ke hati untuk di sayangi..
Dekat ke tangan untuk di lindungi..

Senin, 26 Juli 2010

Tahukah Kamu?



Untukmu wahai sang pria, Tahukah kamu dengan apa yang menjadi isi hati para wanita?


Tahukah kamu, sang wanita berbisik dalam hati, “Aku mendambamu, menjadikanmu sebagai imamku.”


Tahukah kamu, wanita hanya bisa menunggu, saat-saat dimana sang pria menjemputnya.


Tahukah kamu, berapa lama aku harus menanti saat itu?


Tahukah kamu, penantian ini menyiksaku.


Tahukah kamu, bahwa fitnah terbesar itu adalah wanita.


Tahukah kamu, aku ingin menjauhkanmu dari fitnah itu.


Tahukah kamu, kesopananmu menawan hatiku.


Tahukah kamu, aku mencintaimu karena aku mencintai Sang Pencipta Cinta ALLAH SWT.


Tahukah kamu, aku mencintaimu karena engkau di cinta Sang Pemberi Cinta.


Jangan biarkan wanita menunggu terlalu lama Wahai Sang Pria. Wanita mempunyai hati yang lunak dan dapat ditempati. Namun itu hanya untuk orang yang dirahmati di dalam sebuah tempat yang senantiasa di berkahi, maka bersungguh-sungguhlah menuju tempat ini.


“Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kamu yang sudah mampu menikah, maka hendaklah ia menikah, maka dari itu lebih baik untuk menundukkan pandangan dan lebih dapat menjaga kehormatan.”(HR. Bukhari)


Ya ALLAH, Tuntunlah semua rasa yang ada di hati, agar rasa yang ada ini tidak membuatku melupakanMu, tetapi makin mencintaiMu.


“Wahai Dzat yang membolak-balik qalbu, teguhkanlah hati kami pada AgamaMu”


Amiin yaa Rabbal'alamiin...

^_^

Pada Suatu Saat


Pada suatu hari ada seorang pria bepergian dalam perjalanan dengannya Istri dan Anak-Anaknya. Dan dalam perjalanan ia bertemu dengan seseorang yang berdiri di jalanan
Jadi dia bertanya kepadanya: Siapakah engkau? Dia berkata:
Aku Uang

Maka orang itu bertanya kepada istrinya dan anak-anak:
Haruskah kami meminta dia ikut bersama kami?

Mereka berkata bersama: Ya tentu saja karena dengan uang itu bisa membantu kita jika kita ingin melakukan apa pun, dan jika kita ingin mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, Jadi mereka mengambil Uang ikut bersama mereka.

Dan kendaraan terus jalan sampai pria itu bertemu orang lain di jalan
Bertanya: Siapakah engkau?

Dia berkata: Saya posisi tinggi dan kekuasaan
Jadi ayah bertanya kepada istrinya dan anak-anak: Haruskah kita minta dia ikut bersama kami? Jadi mereka semua jawab bersama dalam satu suara:

Ya tentu saja karena dengan posisi tinggi dan kekuasaan yang kita miliki kemampuan untuk melakukan apa pun yang kita inginkan dan memiliki apa pun yang kita inginkan.

Jadi, mereka mengambil posisi tinggi dan kekuasaan dengan mereka
Dan kendaraan terus untuk menyelesaikan perjalanan tersebut.

Dan juga ia bertemu dengan cara yang sama banyak orang yang memberikan kesenangan dan keinginan hidup ini, SAMPAI.. Mereka bertemu satu orang di jalan ..

Bapak itu bertanya pada dia, Siapakah engkau?

Dia berkata: Akulah Dien (Islam)

Jadi, ayah, istri, dan anak-anak mengatakan semua bersama-sama dalam satu suara: Tidak, tidak ini bukan waktunya, kita menginginkan kesenangan hidup ini dan dunia, dan Diin akan mencegah kita dan melarang kita dari hal-hal ini dan akan mengambil kontrol atas kami, dan kami akan usang dari yang setia dan belajar nya. Dan akan berbicara tentang halal dan Haram, tentang doa dan jilbab, puasa , dan dan dan dan dan sebagainya, ini akan menjadi beban atas kami!

Tapi apa yang pasti adalah bahwa kita pasti akan kembali untuk Anda untuk menjemputmu tetapi hanya setelah kami menikmati kehidupan ini dan segala isinya.

Dengan sedih mereka meninggalkannya di belakang dan kendaraan melanjutkan perjalanannya.

Dan sesuatu yang muncul di tengah jalan

Ini adalah titik di jalan dan itu tanda mengatakan

STOP!

Dan mereka menemukan menunjuk orang untuk keluar dari kendaraan.

Maka orang itu berkata kepada ayahnya:
Perjalanan telah berakhir sejauh Anda khawatir!!
Dan kepada Anda untuk keluar dan ikut aku.


Sang ayah terkejut dengan rasa takut dan tidak mengucapkan sepatah kata pun.


Maka orang itu berkata kepadanya: Aku mencari Islam Apakah dia dengan Anda?

Dia menjawab: "Tidak, aku meninggalkannya tidak terlalu jauh ke belakang. Jadi, jika Anda dapat membiarkan aku kembali, aku bisa membawanya untuk Anda:

Anda tidak memiliki kemampuan untuk kembali, perjalanan Anda telah berakhir dan tidak ada akan kembali sekarang .. kembali orang itu berkata.

Tapi aku sudah memilikinya

Uang,
Posisi tinggi dan kekuasaan,
Istri saya,
Anak-anakku,
dan dan dan dan dan dan.

Orang itu berkata kepadanya:
Mereka tidak akan menguntungkan Anda dan tidak pula mereka
melindungi Anda di depan Allah. Tidak sedikitpun!

Dan kau akan meninggalkan semua ini, dan tidak salah satu dari mereka akan membantu Anda kecuali Agama Islam, Anda tahu? ANDA berbeloklah ke kiri jalan.
Jadi ayah bertanya: Dan siapakah engkau sebenarnya?

AKU KEMATIAN

Yang mana Anda perlu
dari dan tidak memperhitungkan dalam perjalanan Anda!

Sang ayah melihat kendaraan dan menemukan istrinya mengambil kendali dan melanjutkan perjalanan dengan semua penumpang, tetapi dia

Dan tidak satupun dari mereka tinggal dengan dia, dan tidak satupun dari mereka membantu dengan cara apa pun.

ALLAH mengatakan:
"Katakanlah:" Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, teman Anda, atau kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu takut penurunan: atau rumah-rumah di mana kamu senang - yang lebih mahal untuk Anda selain Allah, Rasul-Nya atau, atau berjuang dalam Nya menyebabkan; - maka tunggulah sampai ALLAH mendatangkan keputusan-Nya: dan apa yang dikatakan ALLAH adalah benar " (QS 9:24)

Dan ALLAH berkata:

"Setiap jiwa akan memiliki rasa kematian: Dan hanya pada hari kiamat akan dibayar penuh balasan. Hanya dia yang diselamatkan jauh dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga akan telah mencapai objek (Kehidupan):. Untuk kehidupan dunia ini hanyalah barang dan barang bergerak dari penipuan. " (QS 3:185)

Rabu, 14 Juli 2010

Maybe


Maybe. . we were supposed to meet the
wrong people before meeting the right
one so that, when we finally meet the
right person, we will know how to be
grateful for that gift.

Maybe . . . it is true that we don't
know what we have until we lose it,
but it is also true that we don't know
what we have been missing until it
arrives.

Maybe . . . the brightest future will
always be based on a forgotten past;
after all, you can't go on
successfully in life until you let go
of your past mistakes, failures and
heartaches.

Maybe . . you should hope for enough
happiness to make you sweet, enough
trials to make you strong, enough
sorrow to keep you human, and enough
hope to make you happy.

Maybe . . . the happiest of people
don't necessarily have the best of
everything; they just make the most of
everything that comes along their way.

Maybe .. . . the best kind of friend is
the kind you can sit on a porch and
swing with, never say a word, and then
walk away feeling like it was the best
conversation you've ever had.

Maybe . . . happiness waits for all
those who cry, all those who hurt, all
those who have searched, and all those
who have tried, for only they can
appreciate the importance of all the
people who have touched their lives.

May be . . you should do something nice
for someone every single day, even if
it is simply to leave them alone.

Maybe . . . there are moments in life
when you miss someone -- a parent, a
spouse, a friend, a child -- so much
that you just want to pick them from
your dreams and hug them for real, so
that once they are around you
appreciate them more.

Maybe … giving someone all your love
is never an assurance that they will
love you back. Don't expect love in
return; just wait for it to grow in
their heart; but, if it doesn't, be
content that it grew in yours.

Maybe .. . . you should dream what you
want to dream; go where you want to
go, be what you want to be, because
you have only one life and one chance
to do all the things you dream of, and
want to do.

Senin, 12 Juli 2010

God Said No


I asked God to take away my habit. God said, No.. It is not for me to take away, but for you to give it up.

I asked God to make my handicapped child whole. God said, No.. His spirit is whole, his body is only temporary.

I asked God to grant me patience. God said, No.. Patience is a byproduct of tribulations; it isn't granted, it is learned.

I asked God to give me happiness. God said, No.. I give you blessings; Happiness is up to you.

I asked God to spare me pain. God said, No..Suffering draws you apart from worldly cares and brings you closer to me.

I asked God to make my spirit grow. God said, No..You must grow on your own, but I will prune you to make you fruitful.

I asked God for all things that I might enjoy life. God said, No..I will give you life, so that you may enjoy all things.

I asked God to help me LOVE others, as much as He loves me. God said... Ahhhh, finally you …

Minggu, 11 Juli 2010

Wise Word Part 3


"Seorang manusia harus cukup rendah hati untuk mengakui kesalahanya, cukup bijak untuk mengambil manfaat dari kegagalannya dan cukup berani untuk memperbaiki kesalahannya"

"Keikhlasan mempunyai kilauan dan sinar, meskipun ribuan mata tidak melihatnya."

"Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibuka. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita."

"Kebijaksanaan menjanjikan kejayaan dan kebahagiaan tetapi jika disalahgunakan akan mewujudkan penderitaan"

"Setiap orang dapat mencapai kejayaan dalam hal apa saja, asalkan ia sangat menyukai pekerjaan yang dilakukan."

"Barangsiapa membawa berita tentang orang lain kepadamu, maka dia akan membawa berita tentang dirimu kepada orang lain."

"Kesempatan yang kecil seringkali merupakan permulaan kepada usaha yang besar."

"Sekiranya anda meletakan satu nilai kecil ke atas diri anda sendiri, ketahuilah bahwa dunia tidak akan meningkatkan harga anda itu"

"Jangan menyalakan api untuk membakar musuh anda sedemikian panas, sehingga anda sendiri hangus karenanya."

"Jangan memandang ke bawah (untuk mengetahui kekuatan tanah yang dipijak) sebelum mengawali langkah. Hanya mereka yang menetapkan pandangan mereka ke arah atas yang jauh dihadapan saja yang akan menemui jalan benar."

"Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. Ia hanya wujud tapi amat sukar dilihat."

"Supaya engkau mendapatkan sahabat, hendaklah diri engkau sendiri sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang" Hamka

" Barangsiapa yang hari ini sama dengan kemarin, maka tertipulah dia, dan barangsiapa hari ini lebih jahat dari kemarin, maka terkutuklah dia."

"Kata-kata itu sebenarnya tidak mempunyai makna untuk menjelaskan perasaan. Manusia boleh membentuk seribu kata-kata, seribu bahasa. Tapi kata-kata bukan bukti unggulnya perasaan"

"Kawan sejati ialah orang yang mencintaimu meskipun telah mengenalmu dengan sebenar-benar baik dan burukmu."

"Sabar adalah jalan keluar bagi orang yang tidak bisa menemukan jalan keluar".

Cinta


Cinta itu ibarat sebuah anak panah. Sekali ia terlepas, ia akan menancap dimana saja. Tidak tanganmu atau tanganku yang mampu mematahkannya. Dia akan tetap disana dan waktu tak membuatnya berkarat.

Kadang cinta tak sepaham dengan logika. Memilih waktu dan orang yang tepat untuk jatuh cinta. Orang bilang cinta tidak mempunyai mata. Tetapi semua orang mempunyai mata.

Bersama dirimu, akan ku alami bahagia.Walau pahitnya juga akan terasa pada nantinya, karena itulah hidup ada bahagia dan kesedihan.

Memang cinta tak bermata. Hebatnya cinta bisa butakan siapa saja. Cinta memang tak perduli rasa. Semua bisa jatuh cinta.

Cinta itu sekeping rahasia yang bersemayam dalam hati. Ia memiliki peraturan-peraturan sendiri dan hanya kita yang tahu.

Sesungguhnya, hakikat cinta adalah memberi tanpa berharap. Ketika kita berbicara cinta maka yang harus kita lakukan adalah memberi, Memberi dan Memberi.

Cinta yang berkualitas kasih mampu membuat orang lain memiliki cinta dan kasih sepertinya. cinta itupun bukan membuat lemah seseorang, tetapi justru membuat kuat dan tegar orang lain.

Ada kekuatan di dalam cinta, dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat. Karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan dirinya sendiri.

Rabu, 30 Juni 2010

Bunga Mawar


Di suatu taman bunga yang indah, penuh dengan aneka bunga Mawar. Mawar itu begitu cantik dan wangi, ketika perlahan aku datang dan menghampirinya. Tapi dia penuh duri, tapi hal itu tetap tak menyurutkan niatku untuk tetap mendekatinya. Kemudian karena perasaan senang akan mawar itu, aku memetiknya, tapi…tanpa sadar mawar itu melukaiku. “Aduuuh”, sakit rasanya, aku mengaduh pelan. Kemudian tidak jauh dariku Mawar yang lain berseru padaku, dan hei aku bisa mendengar mereka bicara!

“Kamu mengapa memetik kami, sedangkan kami begitu indahnya dan wangi ditata rapi oleh penjaga taman ini, kenapa kamu ingin memetik kami? Apa mau kamu?” tanya sang Mawar kepadaku. Aku bingung dan masih kaget harus jawab apa. Dengan terbata-bata aku akhirnya menjawab, “ Maafkan aku, aku begitu mengagumi bunga Mawar, aku begitu senang melihat Mawar ini tumbuh mekar dan bersemi indah”.

Mawar dengan nada sedih menjawab, “Jika kamu benar menyukai kami, kenapa engkau mengambil kami, sedangkan kami akan mati jika kau petik, keindahan kami akan hilang dengan kau petik, kau ingin melihat kami tetap cantik, tetap wangi, tetapi kau memetik kami yang pada akhirnya kami jadi layu dan mati”.

“Maafkan aku Mawar, aku tidak pernah bermaksud begitu, aku hanya mengagumi indahnya Mawar yang membuatku tanpa sadar memetik dan ingin memilikinya, walau akhirnya aku sadar itu sudah melukaimu Mawar, maafkan aku” jawabku terbata-bata.

Ya, keindahan itu biarlah tetap terlihat di mata dan dirasakan di hati. Terkadang apa yang kita anggap benar tidaklah demikian. Banyak dari kita yang tidak pernah merasa bersalah atas apa yang kita lakukan, padahal itu sangat menyinggung orang yang jadi teman, saudara kita. Apa yang kita pikirkan tentang sesuatu belum tentulah benar. Mintalah selalu petunjuk ALLAH, terhadap segala hal yang terjadi dalam hidup, maka ALLAH akan menunjukkan jalannya pada kita. Insya ALLAH, Amiin Yaa Rabbal’alamiin.

Minggu, 27 Juni 2010

Uniknya Hidup


Hidup itu indah, unik dengan segala tingkah laku yang ada dalam kehidupan.Kita terkadang merintih, menangis, meringkuk kesakitan karena kita terkadang tidak sanggup lagi menghadapi semua yang terjadi. Ambil sisi terbaik dari semua kejadian hidup. Karena semua ada hikmah yang tersembunyi di balik setiap kejadian. Belajar menjadi pribadi yang dewasa dengan lebih banyak memberi, tidak egois terhadap apa yang dirasakan.

Memberi bukan untuk menerima. Menjadi seseorang yang dewasa dalam menyikapi hal yang terjadi dalam hidup. Kita ada bukan untuk menerima apa yang diberikan orang lain pada kita. Tetapi kita belajar bagaimana memberi tanpa harus ada imbalan disana.

Menghargai perbedaan yang terjadi, menghargai segala kekurangan yang ada pada masing-masing pribadi menjadi saling melengkapi. Hidup akan indah dengan segala yang ada pada kita dengan saling melengkapi, menutupi kekurangan masing-masing tanpa perlu ada yang merasa iri atau dengki disana. Terima segalanya dengan kedewasaan sikap dan tindakan.

Sabtu, 26 Juni 2010

Ya ALLAH, Aku Jatuh Cinta


Ya ALLAH, yang membolak balikkan hati kami.. selama ini aku tidak pernah tahu bagaimana rasanya mencinta. Namun aku berharap bila cinta hadir menyapaku, aku tidak akan kehilangan Engkau.

Ya ALLAH, selama ini aku hanya berharap Semoga bisa mencintai orang yang memiliki cinta yang luar biasa kepadaMu.

Ya ALLAH, selama ini aku juga berharap Semoga bisa dicintai oleh Orang yang bisa mengarahkanku Menuju KeridhaanMu.

Pintaku ya ALLAH, Ijinkan aku memiliki rasa ini. Hingga ia menjadi indah di dada kami tanpa mengurangi rasa cinta kami kepadaMu…

Bilakah Waktunya akan tiba? Semoga tak akan lama lagi..

Amiin Yaa Rabbal’alamiin

Ujian dan Cobaan


Ya ALLAH, dunia yang Engkau hamparkan ini indah, tetapi durinya sering menusuk. Nikmat yang Kau berikan takkan dapat untukku menghitungnya. Tetapi ya ALLAH, hambaMu ini sering lupa dan lena karena buaian mimpi yang tak sudah. Ya ALLAH, ujian yang Engkau berikan terasa begitu perih, kadangkala IA menguji kesabaran dan keimananku yang terkadang tipis, setipis kulit bawang. Ya ALLAH, jika ini ujian yang pantas untukku lalui, bantulah aku. Agar aku tidak tersasar dari jalanMu. Agar aku bisa bersyukur dengan ujianMu ini ya ALLAH.

Buat insan yang diuji, bersabarlah, sesungguhnya ALLAH bersama-sama kita. Percayalah, ALLAH mendengar segala tangisan dan kesedihanmu. Ingatlah ujian ALLAH ini bukan satu penyiksaan, tetapi hakikatnya engkaulah insan yang terpilih. Engkaulah insan yang layak menerima rahmat dan keridhaanNya, sekiranya engkau sabar dan ridha.

Terimalah takdir yang telah ditetapkan ALLAH untukmu wahai insan. Terimalah dengan hati yang terbuka, berlapang dadalah kamu dengan segala ketentuanNya. Karena pasti akan ada manis dibalik kepahitan yang engkau rasa. Wahai insan yang diuji, jangan sekali engkau merasa sendiri. Sungguh, ALLAH senantiasa bersamamu. Setiap derita yang engkau lalui itu sering diiringi rahmat ujianNya, maka bersabarlah dan tabahlah.

Untuk insan yang diuji, teman-temanmu yang lalai diuji dengan kesenangan dan kekayaan mereka, tetapi engkau diuji dengan derita dan kesengsaraan. Sadarkah engkau wahai insan terpilih, engkaulah yang beruntung, karena ujian yang diberikanNya membuat dirimu semakin dekat denganNya.Tidakkah engkau melihatnya? Tidakkah engkau menyadarinya? Bersyukurlah, bersyukurlah, bersyukurlah wahai insan yang dikasihi ALLAH.

Minggu, 20 Juni 2010

Pribadi dan Kehidupan


Berjuanglah menguasai pikiranmu yang tidak jernih sebelum pikiran itu menguasaimu. Manfaatkanlah pikiran itu, sebelum ia memanfaatkanmu, karena jika engkau membiarkannya begitu saja, ia akan tertanam kuat dan tumbuh. Ketahuilah, pikiran itu akan menguasai dan membunuhmu. Waspadalah wahai manusia, janganlah engkau menderita, meski bayangannya mendekatimu. Karena bayangan itu akan tumbuh, semakin besar dalam ukuran dan kekuatan dan kemudian makhluk kegelapan itu akan berubah menjadi nyata sebelum engkau menyadari kehadiran monster hitam dan jahat tersebut.

Ada orang yang menjalani hidup dalam ketakutan abadi terhadap kemarahan mereka. Kemarahan bagaikan setetes tinta di dalam segelas susu. Begitu marah, tidak ada tetesan lagi. begitu tinta itu larut di dalam susu, susu akan lenyap selamanya. Kemarahan tidak akan pergi bila menyerah kepaddanya. Ia akan memangsa dan menghasilkan kemarahan yang jauh lebih besar. Maka, siklus itu tidak akan pernah berakhir.

Kemarahan sama berbahayanya bagi kita maupun orang lain. Kita harus bertanya kepada diri sendiri, Apakah kemarahan kita berarti? Jika iya karena apa berarti kemarahan kita itu.

Sisi terburuk dari diri kita adalah membiarkan yang terburuk dalam diri kita itu dikendalikan olehnya.

Belajarlah untuk menjadikan diri lebih dewasa, menjadikan setiap waktu dan detik kehidupan adalah pelajaran. Waktu ke waktu kita makin dewasa dalam pribadi, memberi tanpa harus mengharapkan menerima. Karena suatu saat nanti dari memberi banyak hal kita juga akan mendapatkan sesuatu disana. Ntah itu sekarang atau nanti.

Jumat, 04 Juni 2010

For You


Dia berbicara tentang kesendirian, kesepian dan kehilangan Semua berada diantara ada dan tiada, mengayuh bahtera kehidupan yang tak akan pernah ramah padanya. Hidup itu karang, hidup itu batu terjal. Kapan kau bisa mengajaknya serta, kapan kau bisa mengajaknya bermain. Semua tanpa kau sadari itu datang padamu, berawal dan berakhirpun engkau tidak tahu itu kapan terjadi.


Seseorang datang atas nama teman atau apa, aku tidak tahu itu. Aku hanya bisa mengatakan dengan kebeningan kata yang terucap, terima kasih padanya atas semua perhatiannya. Ntah apa itu namanya, yang jelas dia datang mencerahkan hari-hari. Terima kasih ^_^

Pintu Hati


Hari demi hari berlalu di depan mata seperti bayangan tanpa kata-kata. Seseorang datang mengetuk rumahku yang aku sendiri pada awalnya enggan untuk membukanya. Aku di antara kesendirianku. Pintu itu berkata,” Benarkah ada yang mengetuk ku? Jika iya, siapa yang mau mengetuk pintu yang sudah lama aku enggan membukanya? Apakah dia tidak salah mengetuk pintu? Apakah dia tidak salah menginginkan pintu terbuka untuknya?. Kemudian pintu dengan pelan mulai sedikit demi sedikit membuka, walau tanpa disadari pintu itu masih ragu didatangi. “Apakah engkau benar akan membuka pintuku ini” Tanya pintu itu pada yang ingin membukakan pintu itu”. Ya, aku ingin membuka pintumu, bolehkah aku membukanya, aku ingin memasuki nya. Jawab yang ingin membuka pintu itu. Tapi apakah engkau ingin serius membukanya, apakah engkau tidak bercanda? Iya aku tidak bercanda” jawab dia meyakinkan sang pintu. Baiklah kalau begitu, aku akan membukakan pintu itu, tapi aku bisanya membuka secara pelan, karena pintu ini telah lama tertutup, jadi agak khawatir pintu ini akan membuka dan menutup tanpa aku sadari sendiri. “ baiklah, jangan khawatir, aku akan selalu menjagamu”.

Pintu itu telah terbuka sedikit demi sedikit, namun entah mengapa, terkadang pintu itu merasakan ada yang tidak lagi membukanya, menyapanya pelan. Si pintu bertanya lagi dalam hati, “Apa salahku, kenapa aku dibiarkan saja. Mana janjinya yang akan membuka pintu ini dengan hati-hati. Aku sekarat, aku tak lagi seperti dulu yang bisa mudah dibuka.” Namun tak kunjung di temukan jawaban itu.

Semuanya datang dan sirna di saat yang hampir bersamaan. Pintu ku yang sudah aku buka, kemudian di tutup dengan cara paksa, yang membuat aku tak ingin lagi membukanya. Kemudian ada yang ingin mengetuk pintu itu lagi, tapi kenapa semuanya sama? Sama ingin mengetuk saja, tapi setelah pintu itu terbuka, pintuku di tinggalkan sedikit demi sedikit. Apa yang kalian inginkan wahai pengetuk pintuku. Kalian hanya ingin membuka tanpa ingin memasukinya? Kenapa kalian tidak bertanggungjawab dengan hal itu. Pintuku memang lama di bukanya, kalian tau kenapa pintu itu sulit untuk dibuka. Tapi kalian tetap memaksa untuk mencobanya. Kalian sekarang berkata, itu kan pilihan kami, kami berhak untuk memilih. Hei! Aku juga tidak ingin dipilih atau memilih! Kalian yang datang padaku! Kalian yang berkeinginan membukanya. Kalian yang dengan tanpa bersalahnya mengatakan ini kan pilihan! Memang aku juga tidak boleh memilih! Aku bukan rumah yang seenaknya kalian datangi kemudian kalian pergi tanpa pamit. Kalian mungkin pamit, Tapi dengan cara yang menyakitkan pintuku dan bunga-bunga yang ada di taman rumahku.

Sekarang aku tanya, jika pintu sodara kalian yang menjadi sasaran orang yang tidak engkau kenal, apa yang akan engkau lakukan? Engkau sakit hati? Engkau marah? Tapi benarkah begitu, benarkah engkau sakit hati dan marah? Jika memang engkau marh dan sakit hati, kenapa ke pintu orang lain engkau tega memperlakukannya? Memang kalian anggap aku bukan orang yang sama, tidak mempunyai pintu itu juga?

Cukuplah kusimpan semua ceritaku yang dulu, tentangku , tentang apapun yang membuatku tiada berarti, dipersimpangan aku berdiri membisu. Harusku putuskan kemanakah ku melangkah.

Jangan lagi, usikku meski aku tak tahu kemana lagi aku berlari kejar harapan yang sempat mengelam. Biarkanlah ku hidup dengan nafas yang baru, Nafas yang menyimpan kedamaian, di persimpangan aku berdiri.

Cukup Januari kemarin ku tinggalkan kelamku, tentang ku dan masa lalu yang membuatku tiada berarti

Selasa, 01 Juni 2010

Pelangi


Ketika hujan membasahi bumi, bumi berteriak gembira, "Hei, hujan engkau membasahi tubuhku" seru Bumi dengan gembira. Hujan pun tersenyum sambil terus menjatuhkan butiran-butiran air yang terus menyuburkan bumi. "Iya Bumi, aku kan memang akan menbuatmu selalu dingin ketika engkau dalam keadaan panas" sahut Hujan. Hmmm..hujan datang dikala panas yang terik membubung tinggi, dan hujan datang bisa jadi ketika panas terik, dan kemudian muncul lah pelangi. Indah sekali pelangi itu berwarna-warni, Subhanallah..Indahnya pelangi itu.

Apapun yang terjadi dalam hidup, ketika panas menyerang, yakinlah hujan akan datang membasahi, dan pelangi akan segera datang menyapa ketika hujan yang datang ketika panas terik. Yakinlah setelah hujan akan ada pelangi yang muncul, ketika panas terik hujan akan muncul dan pelangi indah itu akan muncul mencerahkan hari.


***Disini ku berdiri dan menanti pelangi yang telah pergi. Disini ku termenung merindu dan merindu indahmu yang telah berlalu. Disini ku tinggalkan bayang dan impian yang telah lama membelenggu. Disini kuberjanji menunggu hujan reda dan mengagumi pelangi itu***

Sayap


Biarkan sayap-sayap terbang mengitari alam, kepakkan sayap mengiringi sang waktu. Waktu beranjak turun perlahan menandakan akan datangnya hari baru. Biarkan sayap itu tetap ada, biarkan sang waktu jawab apa sayap itu akan patah atau bertahan dimakan usia dan ketika sang waktu mengatakan berhenti maka sayap itu pun akan berhenti

Senin, 24 Mei 2010

Untaian Hati


Seketika kegelapan datang dan hinggapi langitku, langit yang dulu cerah, gemerlap dipenuhi bintang gemintang. Apa dan kenapa ini terjadi pada diriku? Ya ALLAH kenapa sekarang senjanya hati membalut rembulan jiwaku. Sinar itu, bagaikan kehidupan yang selalu cerahkan surya jiwa. Ya Rabb, akankah sinar itu kembali cerahkan hari-hariku. Ku mendamba kasih sayangMu, hanya Engkau yang selalu membuat hamba mengerti bahwa hidup ini begitu berharga.


Biarkan cacian memujiku atas apa yang telah terjadi, biarkan semua begitu, biarkan saja aku lari ke lautan luas yang kugapai riak gelombangmu yang tanpa ada yang tahu dengan siapa dan bagaimana hatiku akan berlabuh dan ditambatkan. Perahu hati terombang ambing dilalui riak gelombangmu.


Kata-kata tercipta ketika sang ide muncul dari kepala dan disambut oleh hati. Hati yang kadang gelisah, suka, duka, menjadikan rangkaian yang indah dengan lantunan kata-kata yang indah itu. Indah mengalun merdu bagaikan melodi irama yang didengarkan piano hati. Terkadang sumbang, namun seketika langit datang mencerahkan udara hati yang menjadikan irama itu indah kembali…hmmm indahnya jika selalu begitu.


Kehadirannya bagaikan air yang mengalir membasahi gurun pasirku yang gersang...merubah menjadi sesuatu disana, tumbuh dan subur karena disirami air. Kadang air itu hilang tapi kemudian air itu kembali menjadikan lahan gersangku tumbuh lagi.


Semua telah kembali keperaduan hati masing-masing, akankah semua bisa kembali normal seperti sedia kala? Kenangan itu begitu membekas di hati. Biarkan sayap patahku terbang mencari sarang yang menjadi tempat yang terindah. Saat ini ataupun nanti, untuk selamanya, sampai ajal yang menjemput, sampai Sang Pencipta mengambil apa yang menjadi milikNya.


Sekarang, hanya ada kebisuan dan ketidakmengertian. Berharap pada yang fana memang akan begini. Semua berawal dari mana? aku tak tau, tapi ketika semua berakhir, aku tau itu. Senjanya hatiku membalut rembulan jiwaku. Sayap patahku yang dulu bisa pulih, kini kembali patah, terkoyak, hancur di jemari asaku. Biarkan semua pergi, biarkan aku pergi dengan duka dan sakit yang tak akan ada yang tau mengapa dan bagaimana aku akan kembali menjadi seseorang yang setegar karang itu.


Perlahan titik-titik mutiara berjatuhan di pipiku. Membasahi bumi hatiku. Yang dahulu gersang, kemudian tumbuh mekar ditaman hatiku. Tapi sekarang kembali gersang diterpa angin badai. Sang Cupid terus memanggil hatiku untuk kembali padanya. Berlayar terus dengan kapalnya mengarungi samudera kehidupan. Biarkan aku tetap berada di kapalmu, mengaruhi hari yang tak akan lama lagi. Aku hanya ingin memberikan setitik air kehidupan bagi orang yang telah buat ku kembali hidup. Pengabdian yang tiada akhir kah yang akan aku jalani? Semua akan terjawab bersama berlalunya sang waktu yang akan menjadi saksi semuanya.


Aku bagaikan burung yang terbang kian kemari mencari makan. Sarang jauh dari peradaban. Keadaan yang rapuh, lemah diterjang badai. ketidaksanggupanku hadapi keadaan ini. Ketertinggalan...kekecewaan...semua pergi tinggalkan aku dengan dukaku. hancur lebur disapa angin badai. Kenapa aku begini, kenapa tak mengerti, kenapa aku begitu? Sejuta pertanyaan terus mengalir, seperti air pegunungan yang jatuh tertimpa batu. Batu diam, air terus mengalir deras, seperti aku yang mengalirkan derasnya butiran-butiran mutiara di pipiku, terus dan entah kapan bisa ku hapuskan butiran itu.


Semua pergi jauh dariku, semua pergi ke arah yang berlawanan dengan ku. Aku di ujung hari, senjaku mengejarku, mendekapku, memaksaku mengatakan menerima semua kegundahan hati. Ku ingin sekali lagi lari ke lautan luasmu, ku gapai gelombang airmu, yang hempaskanku tinggalkan semuanya.

Jumat, 14 Mei 2010

Mutiara Kata Kahlil Gibran


PERPISAHAN
Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan - seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.

KATA TERINDAH
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

SAHABAT SEJATI
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

PERSAHABATAN
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.

SULUH HIDUP
Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan, berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.

PENYAIR
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.
Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.
Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.
Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

SUARA KEHIDUPANKU
Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.

KEINDAHAN KEHIDUPAN
Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

RUMAH
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.

PUISI
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.

NILAI
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

PENDERITAAN
Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.
Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.
Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri - ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.

SAHABAT
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

SIKAP MANUSIA
Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.

DUA HATI
Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.

HUTANG KEHIDUPAN
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.

INSPIRASI
Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.

POHON
Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.

FALSAFAH HIDUP
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta.

KERJA
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.
Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

LAGU GEMBIRA
Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.

KEBEBASAN
Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.” Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”

ORANG TERPUJI
Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.

BERJALAN SEIRINGAN
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.

DOA
Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.

PENYIKSAAN
Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.

KATA-KATA
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.

BICARA WANITA
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.

KESADARAN
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyadari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.

ILMU DAN AGAMA
Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.

NILAI BURUK
Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.

MENUAI CINTA
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

KEHIDUPAN
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.

KERJA
Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.

SELAMATKAN AKU
Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.

CINTA
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.

CINTA
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

CINTA
Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

CINTA
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

CINTA
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.

ATAS NAMA CINTA
Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

CINTA YANG BERLALU
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

CINTA LELAKI
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

TAKDIR CINTA
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau.
Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

CINTA PERTAMA
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.

LAFAZ CINTA
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

LAFAZ CINTA
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

KALIMAH CINTA
Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya.

CINTA DAN AIRMATA
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.

WANITA
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.

BANGSA
Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.

KESENANGAN
Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa
semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.

WARISAN
Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.

RESAH HATI
Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa
memperolehinya kembali?

JIWA
Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.

LUAHAN
Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.

LAGU KEINDAHAN
Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.

DIRI
Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.

TEMAN MENANGIS
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

PEMAHAMAN DIRI
Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.

HATI LELAKI
Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.

PENULIS
Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.

HARTA BENDA
Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.

OBOR HATI
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.

KESEPIAN
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.

KEABADIAN PANTAI
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi.

MEMAHAMI TEMAN
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.

MANUSIA SAMA
Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.

MENCINTAI
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.

CERMIN DIRI
Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu, kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata, Aku cinta kamu. Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku.

KEBIJAKSANAAN
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.

KEBENARAN
Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.

NYANYIAN PANTAI
Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?

Kumpulan Puisi Jalaluddin Rumi


Mungkin kau berencana pergi,
seperti ruh manusia
tinggalkan dunia membawa hampir semua
kemanisan diri bersamanya

Kau pelanai kudamu

Kau benar-benar harus pergi
Ingat kau punya teman disini yang setia
rumput dan langit

Pernahkah kukecewakan dirimu ?
Mungkin kau tengah marah
Tetapi ingatlah malam-malam
yang penuh percakapan,
karya-karya bagus,
melati-melati kuning di pinggir laut

Krinduan, ujar Jibril
biarlah demikian
Syam-i Tabriz,
Wajahmu adalah apa yang coba diingat-ingat lagi oleh setiap agama

Aku telah mendobrak kedalam kerinduan,
Penuh dengan nestapa yang telah kurasakan sebelumnya
tapi tiada semacam ini

Sang inti penuntun pada cinta
Jiwa membantu sumber ilham

Pegang erat sakit istimewamu ini
Ia juga bisa membawamu pada Tuhan

Tugasku adalah membawa cinta ini
sebagai pelipur untukmereka yang kangen kamu,
untuk pergi kemanapun kaumelangkah
dan menatap lumpur-lumpur
yang terinjak olehmu

muram cahaya mentari,
pucat dingding ini

Cinta menjauh
Cahayanya berubah

Ternyata ku perlu keanggunan
lebih dari yang kupikirkan

MANFAAT PENGALAMAN
Kebenaran yang agung ada pada kita
Panas dan dingin, duka cita dan penderitaan,
Ketakutan dan kelemahan dari kekayaan dan raga
Bersama, supaya kepingan kita yang paling dalam
Menjadi nyata.


KERJA
Kerja bukan seperti yang difikirkan orang.
Bukan sekadar sesuatu yang
jika sedang berlangsung, kau
dapat melihatnya dari luar.
Seberapa lama kita, di Bumi-dunia,
seperti anak-anak
Memenuhi lintasan kita dengan debu dan batu dan serpihan-serpihan?
Mari kita tinggalkan dunia
dan terbang ke surga,
Mari kita tinggalkan keanak-anakan
dan menuju ke kelompok Manusia.


BURUNG HANTU DAN ELANG RAJA
Seekor helang kerajaan hinggap di dinding reruntuhan yang dihuni burung hantu.
Burung-burung hantu menakutkannya, si elang berkata, “Bagi kalian tempat ini mungkin tampak makmur, tetapi tempatku ada di pergelangan tangan raja.” Beberapa burung hantu berteriak kepada temannya, “Jangan percaya kepadanya! Ia menggunakan tipu muslihat untuk mencuri rumah kita.”

AKAN JADI APA DIRIKU?
Aku terus dan terus tumbuh seperti rumput;
Aku telah alami tujuh ratus dan tujuh puluh bentuk.
Aku mati dari mineral dan menjadi sayur-sayuran;
Dan dari sayuran Aku mati dan menjadi binatang.
Aku mati dari kebinatangan menjadi manusia.
Maka mengapa takut hilang melalui kematian?
Kelak aku akan mati
Membawa sayap dan bulu seperti malaikat:
Kemudian melambung lebih tinggi dari malaikat –
Apa yang tidak dapat kau bayangkan.
Aku akan menjadi itu.

JOHA DAN KEMATIAN
Seorang anak laki-laki menangis dan berteriak di belakang jenazah ayahnya,
Dia berkata, “Ayah! Mereka membawamu ke tempat di mana tidak ada pelindung lantai. Di sana tidak ada cahaya, tidak ada makanan; tidak ada pintu maupun bantuan tetangga…”Joha, diperingatkan karena penjelasan tampaknya mencukupi, berteriak kepada ayahnya sendiri:“Orang tua yang dihormati oleh Allah, mereka diambil ke rumah kami!”

KAU DAN AKU
Nikmati waktu selagi kita duduk di punjung,
Kau dan Aku;
Dalam dua bentuk dan dua wajah — dengan satu jiwa,
Kau dan Aku.
Warna-warni taman dan nyanyian burung memberi obat keabadian
Seketika kita menuju ke kebun buah-buahan, Kau dan Aku.
Bintang-bintang Surga keluar memandang kita –
Kita akan menunjukkan Bulan pada mereka, Kau dan Aku.
Kau dan Aku, dengan tiada ‘Kau’ atau ‘Aku’,
akan menjadi satu melalui rasa kita;
Bahagia, aman dari omong-kosong, Kau dan Aku.
Burung nuri yang ceria dari surga akan iri pada kita –
Ketika kita akan tertawa sedemikian rupa; Kau dan Aku.
Ini aneh, bahwa Kau dan Aku, di sudut sini …
Keduanya dalam satu nafas di Iraq, dan di Khurasan –
Kau dan Aku.

TINDAKAN DAN KATA-KATA
Aku memberi orang-orang
apa yang mereka inginkan.
Aku membawakan sajak karena mereka
menyukainya sebagai hiburan.
Di negaraku, orang tidak menyukai puisi.
Sudah lama aku mencari orang yang
menginginkan tindakan, tetapi
mereka semua ingin kata-kata.
Aku siap menunjukkan tindakan pada kalian;
tetapi tidak seorang pun akan menyikapinya.
Maka aku hadirkan padamu — kata-kata.
Ketidakpedulian yang bodoh
akhirnya membahayakan,
Bagaimanapun hatinya satu denganmu.

MENYATU DALAM CINTA
Berpisah dari Layla, Majnun jatuh sakit. Badan semakin lemah, sementara suhu badan semakin tinggi.Para tabib menyarankan bedah, “Sebagian darah dia harus dikeluarkan, sehinggu suhu badan menurun.”Majnun menolak, “Jangan, jangan melakukan bedah terhadap saya.”Para tabib pun bingung, “Kamu takut? padahal selama ini kamu masuk-keluar hutan seorang diri. Tidak takut menjadi mangsa macan, tuyul atau binatang buas lainnya. Lalu kenapa takut sama pisau bedah?”“Tidak, bukan pisau bedah itu yang kutakuti,” jawab Majnun.“Lalu, apa yang kau takuti?”“Jangan-jangan pisau bedah itu menyakiti Layla.”“Menyakiti Layla? Mana bisa? Yangn dibedah badanmu.”“Justru itu. Layla berada di dalam setiap bagian tubuhku. Mereka yang berjiwa cerah tak akan melihat perbedaan antara aku dan Layla.”

‘MATI’ SEBELUM ENGKAU MATI
Kau sudah banyak menderita
Tetapi kau masih terbalut tirai’
Karena kematian adalah pokok segala
Dan kau belum memenuhinya
Deritamu tak kan habis sebelum kau ‘Mati’
Kau tak kan meraih atap tanpa menyelesaikan anak tangga
Ketika dua dari seratus anak tangga hilang
Kau terlarang menginjak atap
Bila tali kehilangan satu elo dari seratus
Kau tak kan mampu memasukkan air sumur ke dalam timba
Hai Amir, kau tak kan dapat menghancurkan perahu
Sebelum kau letakan “mann” terakhir…Perahu yang sudah hancur berpuing-puing
Akan menjadi matahari di Lazuardi
Karena kau belum ‘Mati’,
Maka deritamu berkepanjangan
Hai Lilin dari Tiraz, padamkan dirimu di waktu fajar
Ketahuilah mentari dunia akan tersembunyi
Sebelum gemintang bersembunyi
Arahkan tombakmu pada dirimu
Lalu ‘Hancurkan’lah dirimu
Karena mata jasadmu seperti kapas di telingamu…Wahai mereka yang memiliki ketulusan…
Jika ingin terbuka ‘tirai’
Pilihlah ‘Kematian’ dan sobekkan ‘tirai’
Bukanlah karena ‘Kematian’ itu kau akan masuk ke kuburan
Akan tetapi karena ‘Kematian’ adalah Perubahan
Untuk masuk ke dalam Cahaya…
Ketika manusia menjadi dewasa, matilah masa kecilnya
Ketika menjadi Rumi, lepaslah celupan Habsyi-nya
Ketika tanah menjadi emas, tak tersisa lagi tembikar
Ketika derita menjadi bahagia, tak tersisa lagi duri nestapa…

KEMBALI PADA TUHAN
Jika engkau belum mempunyai ilmu, hanyalah prasangka,
maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan.Begitulah caranya!
Jika engkau hanya mampu merangkak,
maka merangkaklah kepadaNya!Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk,
maka tetaplah persembahkan doamu
yang kering, munafik dan tanpa keyakinan;
kerana Tuhan, dengan rahmatNya
akan tetap menerima mata wang palsumu!Jika engkau masih mempunyai
seratus keraguan mengenai Tuhan,
maka kurangilah menjadi sembilan puluh sembilan saja.Begitulah caranya!Wahai pejalan!
Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,
ayuhlah datang, dan datanglah lagi!Kerana Tuhan telah berfirman:
“Ketika engkau melambung ke angkasa
ataupun terpuruk ke dalam jurang,
ingatlah kepadaKu, kerana Akulah jalan itu.”

SEBERAPA JAUH ENGKAU DATANG!
Sesungguhnya, engkau adalah tanah liat.
Dari bentukan mineral, kau menjadi sayur-sayuran.
Dari sayuran, kau menjadi binatang, dan dari binatang ke manusia.
Selama periode ini, manusia tidak tahu ke mana ia telah pergi,
tetapi ia telah ditentukan menempuh perjalanan panjang.
Dan engkau harus pergi melintasi ratusan dunia yang berbeda.

EMPAT LAKI-LAKI DAN PENERJEMAH
Empat orang diberi sekeping uang.
Pertama adalah orang Persia, ia berkata, "Aku akan membeli anggur."
Kedua adalah orang Arab, ia berkata, "Tidak, karena aku ingin inab."
Ketiga adalah orang Turki, ia berkata, "Aku tidak ingin inab, aku ingin uzum."
Keempat adalah orang Yunani, ia berkata, "Aku ingin stafil."
Karena mereka tidak tahu arti nama-nama tersebut, mereka mulai bertengkar.
Mereka memang sudah mendapat informasi, tetapi tanpa pengetahuan.
Orang bijak yang memperhatikan mereka berkata,
"Aku tidak dapat memenuhi semua keinginan kalian,
hanya dengan sekeping uang yang sama.
Jika kalian jujur percayalah kepadaku, sekeping uang kalian akan menjadi empat;
dan keempatnya akan menjadi satu."
Mereka pun tahu bahwa sebenarnya keempatnya dalam bahasa masing-masing, menginginkan benda yang sama, buah anggur.

AKU ADALAH KEHIDUPAN KEKASIHKU
Apa yang dapat aku lakukan, wahai umat Muslim?
Aku tidak mengetahui diriku sendiri.
Aku bukan Kristen, bukan Yahudi,
bukan Majusi, bukan Islam.
Bukan dari Timur, maupun Barat.
Bukan dari darat, maupun laut.
Bukan dari Sumber Alam,
Bukan dari surga yang berputar,
Bukan dari bumi, air, udara, maupun api;
Bukan dari singgasana, penjara, eksistensi, maupun makhluk;
Bukan dari India, Cina, Bulgaria, Saqseen;
Bukan dari kerajaan Iraq, maupun Khurasan;
Bukan dari dunia kini atau akan datang:
surga atau neraka;
Bukan dari Adam, Hawa,
taman Surgawi atau Firdaus;
Tempatku tidak bertempat,
jejakku tidak berjejak.
Baik raga maupun jiwaku: semuanya
adalah kehidupan Kekasihku ...

DIMENSI LAIN
Dunia tersembunyi memiliki awan dan hujan,
tetapi dalam jenis yang berbeda.
Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeda.
Ini tampak nyata,
hanya untuk orang yang berbudi halus
mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu.

MANFAAT PENGALAMAN
Kebenaran yang agung ada pada kita
Panas dan dingin, duka cita dan penderitaan,
Ketakutan dan kelemahan dari kekayaan dan raga
Bersama, supaya kepingan kita yang paling dalam
Menjadi nyata.

KESADARAN
Manusia mungkin berada dalam keadaan gembira, dan manusia lainnya berusaha untuk menyadarkan. Itu memang usaha yang baik. Namun keadaan ini mungkin buruk baginya, dan kesadaran mungkin baik baginya. Membangunkan orang yang tidur, baik atau buruk tergantung siapa yang melakukannya. Jika si pembangun adalah orang yang memiliki pencapaian tinggi, maka akan meningkatkan keadaan orang lain. Jika tidak, maka akan memburukkan kesadaran orang lain.


KEBENARAN
Nabi bersabda bahwa Kebenaran telah dinyatakan:
"Aku tidak tersembunyi, tinggi atau rendah
Tidak di bumi, langit atau singgasana.
Ini kepastian, wahai kekasih:
Aku tersembunyi di kaibu orang yang beriman.
Jika kau mencari aku, carilah di kalbu-kalbu ini."

PUISI BAK AWAN HITAM

Apalah puisi
perlu kubanggakan
kupunya seni
lain dari seni penyair

Puisi bak awan hitam
aku laksana bulan
tersembunyi belakang selubungnya
usah kaupanggil
awan nan hitam
bulan bersinar di angkasa

PENGAWAS DAN PEMABUK
Kata pemabuk
hai pengawas
tinggalkan daku
pergi jauh
siapa kan bias
merebut gadaian
dari si dia tak berpakaian

Kiranya aku kuat
pasti kutuju rumahku
bagaimana ini
terjadi?

Andainya kupunya
akal dan wujud mungkin
aku di bangku
laksana syeikh.

KARENA CINTA
Kerana cinta duri menjadi mawar
kerana cinta cuka menjelma anggur segar
Kerana cinta keuntungan menjadi mahkota penawar
Kerana cinta kemalangan menjelma keberuntungan
Kerana cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar
Kerana cinta tompokan debu kelihatan seperti taman
Kerana cinta api yang berkobar-kobar
jadi cahaya yang menyenangkan
Kerana cinta syaitan berubah menjadi bidadari
Kerana cinta batu yang keras
menjadi lembut bagaikan mentega
Kerana cinta duka menjadi riang gembira
Kerana cinta hantu berubah menjadi malaikat
Kerana cinta singa tak menakutkan seperti tikus
Kerana cinta sakit jadi sihat
Kerana cinta amarah berubah
menjadi keramah-ramahan

Rabu, 21 April 2010

Muslimah


Saudariku..Tumbuhkanlah Rasa Malu Di Hatimu KepadaNya.Jika Rasa Malu Itu Telah Bersemi di Hati Menyelimuti Diri,Maka Hanya Ada Engkau n ALLAH,Dia Maha Penyayang Yang Menciptakanmu Dari Yang Tiada Menjadi Ada,Yang Menjadikanmu Wanita Untuk Dimuliakan n Di Cintai KarenaNya.

Wanita adalah kunci kebaikan suatu umat.Wanita bagai batu bata,pembangun generasi manusia.Maka jika kaum wanita baik,maka baiklah suatu generasi.Sebaliknya,jika kaum wanita itu rusak,maka akan rusak pula generasi tersebut.Pengemban amanah pembangun generasi umat.Jadilah wanita muslimah sejati,wanita yang senantiasa men...jaga kehormatannya.Yang menjunjung tinggi hak Rabb-nya.Yang setia menjalankan sunnah RasulNya

Maka, engkaulah wahai saudariku… engkaulah pengemban amanah pembangun generasi umat ini. Jadilah engkau wanita muslimah yang sejati, wanita yang senantiasa menjaga kehormatannya. Yang menjunjung tinggi hak Rabb-nya. Yang setia menjalankan sunnah rasul-Nya.

Wanita Berbeda Dengan Laki-Laki

Allah berfirman,

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Qs. Adz-Dzaariyat: 56)

Allah telah menciptakan manusia dalam jenis perempuan dan laki-laki dengan memiliki kewajiban yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Dia telah menempatkan pria dan wanita pada kedudukannya masing-masing sesuai dengan kodratnya. Dalam beberapa hal, sebagian mereka tidak boleh dan tidak bisa menggantikan yang lain.

Keduanya memiliki kedudukan yang sama. Dalam peribadatan, secara umum mereka memiliki hak dan kewajiban yang tidak berbeda. Hanya dalam masalah-masalah tertentu, memang ada perbedaan. Hal itu Allah sesuaikan dengan naluri, tabiat, dan kondisi masing-masing.

Allah mentakdirkan bahwa laki-laki tidaklah sama dengan perempuan, baik dalam bentuk penciptaan, postur tubuh, dan susunan anggota badan.

Allah berfirman,

“Dan laki-laki itu tidaklah sama dengan perempuan.” (Qs. Ali Imran: 36)

Karena perbedaan ini, maka Allah mengkhususkan beberapa hukum syar’i bagi kaum laki-laki dan perempuan sesuai dengan bentuk dasar, keahlian dan kemampuannya masing-masing. Allah memberikan hukum-hukum yang menjadi keistimewaan bagi kaum laki-laki, diantaranya bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, kenabian dan kerasulan hanya diberikan kepada kaum laki-laki dan bukan kepada perempuan, laki-laki mendapatkan dua kali lipat dari bagian perempuan dalam hal warisan, dan lain-lain. Sebaliknya, Islam telah memuliakan wanita dengan memerintahkan wanita untuk tetap tinggal dalam rumahnya, serta merawat suami dan anak-anaknya.

Mujahid meriwayatkan bahwa Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata: “Wahai Rasulullah, mengapa kaum laki-laki bisa pergi ke medan perang sedang kami tidak, dan kamipun hanya mendapatkan warisan setengah bagian laki-laki?” Maka turunlah ayat yang artinya, “Dan janganlah kamu iri terhadap apa yang dikaruniakan Allah…” (Qs. An-Nisaa’: 32)” (Diriwayatkan oleh Ath-Thabari, Imam Ahmad, Al-Hakim, dan lain sebagainya)

Saudariku, maka hendaklah kita mengimani apa yang Allah takdirkan, bahwa laki-laki dan perempuan berbeda. Yakinlah, di balik perbedaan ini ada hikmah yang sangat besar, karena Allah adalah Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Mari Menjaga Kehormatan Dengan Berhijab

Berhijab merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi setiap wanita muslimah. Hijab merupakan salah satu bentuk pemuliaan terhadap wanita yang telah disyariatkan dalam Islam. Dalam mengenakan hijab syar’i haruslah menutupi seluruh tubuh dan menutupi seluruh perhiasan yang dikenakan dari pandangan laki-laki yang bukan mahram. Hal ini sebagaimana tercantum dalam firman Allah Ta’ala:

“dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya.” (Qs. An-Nuur: 31)

Mengenakan hijab syar’i merupakan amalan yang dilakukan oleh wanita-wanita mukminah dari kalangan sahabiah dan generasi setelahnya. Merupakan keharusan bagi wanita-wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam untuk meneladani jejak wanita-wanita muslimah pendahulu meraka dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam masalah berhijab. Hijab merupakan cermin kesucian diri, kemuliaan yang berhiaskan malu dan kecemburuan (ghirah). Ironisnya, banyak wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam keluar di jalan-jalan dan tempat-tempat umum tanpa mengenakan hijab, tetapi malah bersolek dan bertabaruj tanpa rasa malu. Sampai-sampai sulit dibedakan mana wanita muslim dan mana wanita kafir, sekalipun ada yang memakai kerudung, akan tetapi kerudung tersebut tak ubahnya hanyalah seperti hiasan penutup kepala.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

“Semoga Alloh merahmati para wanita generasi pertama yang berhijrah, ketika turun ayat:

“dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya,” (Qs. An-Nuur: 31)

“Maka mereka segera merobek kain panjang/baju mantel mereka untuk kemudian menggunakannya sebagai khimar penutup tubuh bagian atas mereka.”

Subhanallah… jauh sekali keadaan wanita di zaman ini dengan keadaan wanita zaman sahabiah.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa hijab merupakan kewajiban atas diri seorang muslimah dan meninggalkannya menyebabkan dosa yang membinasakan dan mendatangkan dosa-dosa yang lainnya. Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya hendaknya wanita mukminah bersegera melaksanakan perintah Alloh yang satu ini.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Dan tidaklah patut bagi mukmin dan tidak (pula) bagi mukminah, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, kemudian mereka mempunyai pilihan (yang lain) tentang urusan mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Qs. Al-Ahzab: 36)

Mengenakan hijab syar’i mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:

1. Menjaga kehormatan.
2. Membersihkan hati.
3. Melahirkan akhlaq yang mulia.
4. Tanda kesucian.
5. Menjaga rasa malu.
6. Mencegah dari keinginan dan hasrat syaithoniah.
7. Menjaga ghirah.

Kembalilah ke Rumahmu

“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu.” (Qs. Al-Ahzab: 33)

Islam telah memuliakan kaum wanita dengan memerintahkan mereka untuk tetap tinggal dalam rumahnya. Ini merupakan ketentuan yang telah Allah syari’atkan. Oleh karena itu, Allah membebaskan kaum wanita dari beberapa kewajiban syari’at yang di lain sisi diwajibkan kepada kaum laki-laki, diantaranya:

1. Digugurkan baginya kewajiban menghadiri shalat jum’at dan shalat jama’ah.
2. Kewajiban menunaikan ibadah haji bagi wanita disyaratkan dengan mahram yang menyertainya.
3. Wanita tidak berkewajiban berjihad.

Sedangkan keluarnya mereka dari rumah adalah rukhshah (keringanan) yang diberikan karena kebutuhan dan darurat. Maka, hendaklah wanita muslimah tidak sering-sering keluar rumah, apalagi dengan berhias atau memakai wangi-wangian sebagaimana halnya kebiasaan wanita-wanita jahiliyah.

Perintah untuk tetap berada di rumah merupakan hijab bagi kaum wanita dari menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram dan dari ihtilat. Apabila wanita menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram maka ia wajib mengenakan hijab yang menutupi seluruh tubuh dan perhiasannya. Dengan menjaga hal ini, maka akan terwujud berbagai tujuan syari’at, yaitu:

1. Terpeliharanya apa yang menjadi tuntunan fitrah dan kondisi manusia berupa pembagian yang adil diantara hamba-hamba-Nya yaitu kaum wanita memegang urusan rumah tangga sedangkan laki-laki menangani pekerjaan di luar rumah.
2. Terpeliharanya tujuan syari’at bahwa masyarakat islami adalah masyarakat yang tidak bercampur baur. Kaum wanita memiliki komunitas khusus yaitu di dalam rumah sedang kaum laki-laki memiliki komunitas tersendiri, yaitu di luar rumah.
3. Memfokuskan kaum wanita untuk melaksanakan kewajibannya dalam rumah tangga dan mendidik generasi mendatang.

Islam adalah agama fitrah, dimana kemaslahatan umum seiring dengan fitrah manusia dan kebahagiaannya. Jadi, Islam tidak memperbolehkan bagi kaum wanita untuk bekerja kecuali sesuai dengan fitrah, tabiat, dan sifat kewanitaannya. Sebab, seorang perempuan adalah seorang istri yang mengemban tugas mengandung, melahirkan, menyusui, mengurus rumah, merawat anak, mendidik generasi umat di madrasah mereka yang pertama, yaitu: ‘Rumah’.

Bahaya Tabarruj Model Jahiliyah

Bersolek merupakan fitrah bagi wanita pada umumnya. Jika bersolek di depan suami, orang tua atau teman-teman sesama wanita maka hal ini tidak mengapa. Namun, wanita sekarang umumnya bersolek dan menampakkan sebagian anggota tubuh serta perhiasan di tempat-tempat umum. Padahal di tempat-tempat umum banyak terdapat laki-laki non mahram yang akan memperhatikan mereka dan keindahan yang ditampakkannya. Seperti itulah yang disebut dengan tabarruj model jahiliyah.

Di zaman sekarang, tabarruj model ini merupakan hal yang sudah dianggap biasa, padahal Allah dan Rasul-Nya mengharamkan yang demikian.

Allah berfirman:

“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu, dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti model berhias dan bertingkah lakunya orang-orang jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah).” (Qs. Al-Ahzab: 33)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Ada dua golongan ahli neraka yang tidak pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk mencambuk manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang, mereka berjalan melenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Bentuk-bentuk tabarruj model jahiliyah diantaranya:

1. Menampakkan sebagian anggota tubuhnya di hadapan laki-laki non mahram.
2. Menampakkan perhiasannya,baik semua atau sebagian.
3. Berjalan dengan dibuat-buat.
4. Mendayu-dayu dalam berbicara terhadap laki-laki non mahram.
5. Menghentak-hentakkan kaki agar diketahui perhiasan yang tersembunyi.

Pernikahan, Mahkota Kaum Wanita

Menikah merupakan sunnah para Nabi dan Rasul serta jalan hidup orang-orang mukmin. Menikah merupakan perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya:

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Qs. An-Nuur: 32)

Pernikahan merupakan sarana untuk menjaga kesucian dan kehormatan baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, menikah dapat menentramkan hati dan mencegah diri dari dosa (zina). Hendaknya menikah diniatkan karena mengikuti sunnah nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan untuk menjaga agama serta kehormatannya.

Tidak sepantasnya bagi wanita mukminah bercita-cita untuk hidup membujang. Membujang dapat menyebabkan hati senantiasa gelisah, terjerumus dalam banyak dosa, dan menyebabkan terjatuh dalam kehinaan.

Kemaslahatan-kemaslahatan pernikahan:

1. Menjaga keturunan dan kelangsungan hidup manusia.
2. Menjaga kehormatan dan kesucian diri.
3. Memberikan ketentraman bagi dua insan. Ada yang dilindungi dan melindungi. Serta memunculkan kasih sayang bagi keduanya.

Demikianlah beberapa perkara yang harus diperhatikan oleh setiap muslimah agar dirinya tidak terjerumus ke dalam dosa dan kemaksiatan dan tidak menjerumuskan orang lain ke dalam dosa dan kemaksiatan. Allahu A’lam.

Untukmu Saudariku Yang Bergelar Muslimah "Semoga hijab menjadi pakaianmu, Semoga Kesucian Menjadi Perhiasanmu, Semoga Kehormatan Menjadi Perisaimu, Semoga Kesopanan Menjadi Bahasamu, Semoga Kelembutan Menjadi Tingkah Lakumu dan Semoga Syurga Menjadi Tempat Abadi mu..Amiin Yaa Rabbal'alamiin